Dear Dirga
“Karena emang ganggu.”
Dirga terkekeh. “Tuh, kan.”
Tiba-tiba Dewa datang membawa dua cangkir kopi yang mengepul harum, lalu duduk di tengah-tengah mereka. “Gue gak mau ganggu momen kalian yang manis-manis ini, tapi kopi ini harus dicoba. Arabika Sulawesi—langka.”
“Thanks, Dew,” ucap Dirga sambil mengambil satu cangkir dan memberikannya ke Naykilla lebih dulu.
Hot Chapters