Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TERGODA IPAR

TERGODA IPAR

Tak lama kemudian . Trekk, Trekk, JEBLUG! Asap hitam keluar dari oven yang terbuka.
9.987.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.9K Beses bilang teras kopi 21
Read
+Library
TERGODA CINTA DUDA DINGIN

TERGODA CINTA DUDA DINGIN

"Kerja rodi," desahnya dengan kepala yang terasa nyut-nyutan. Naura mengangkat dua koper ukuran kecil yang warna dan bentuknya sama di atas tempat tidur dan berdiri diam nampak berpikir. "Ini yang mana koper bajunya Keylan ya?" Naura memandangi keduanya lalu memilih yang paling kanan dan membukanya. Dilihatnya tumpukan paling atas ada berkas-berkas yang Naura tahu pasti punya Arjuna.
104.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 153 Beses bilang teras kopi 21
Read
+Library
Booking Terakhir

Booking Terakhir

BOOKING TERAKHIR Nama Tamu : RAKA PRADANA Tanggal Check-in : 17 Agustus 1999 Status : BELUM HADIR Raka mengulang kalimat terakhir itu berkali-kali. Belum hadir, bukan pernah hadir dan juga bukan menghilang, seolah seseorang masih menunggu kedatangannya hingga hari ini. Di belakangnya, koper milik petugas arsip tertutup sendiri. Klik.
10411 viewsOngoingIdinagdag sa Library 9 Beses bilang teras kopi 21
Read
+Library
Tergoda Mantan

Tergoda Mantan

Aroma kopi yang khas langsung menyambut mereka dibarengi dengan senyuman ramah dua orang laki-laki dengan kaos polo hitam dan celemek berwarna krem. “Selamat datang di Rise. Ini menu spesial hari ini.” Salah seorang dari mereka menunjukan papan kecil yang menggantung di belakang mereka. Marlo menoleh. “Kamu mau pesan apa?” “Itu kopi semua.” Kening Ailaa mengkerut, membaca ulang menu spesial itu. “Selain kopi ada apa?” Marlo memandangi toples-toples kaca berjajar rapi di sudut berisi daun-daun teh kering.
103.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 118 Beses bilang teras kopi 21
Read
+Library
Aku Bukan Wanita Nakal, Tuan Pewaris Terhormat!

Aku Bukan Wanita Nakal, Tuan Pewaris Terhormat!

"Udah." "Bisa buatkan aku kopi?" Tere pun mengangguk, kemudian dia pun membuatkan secangkir kopi untuk Zidan. Zidan menunggu dengan duduk di kursi meja makan. Sampai memperhatikan Tere yang tengah menyeduhkan kopi untuknya. Sesaat kemudian kopi pun siap dan dihidangkan di hadapannya. Tapi Tere yang tampak ingin pergi.
1041.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang teras kopi 21
Ipakita ang mga Review (6)
Read
+Library
lullaby dreamy
kalo dibuat Yunda ga brsatu dgn David, ga ada bedanya dong dgn kisah ILPD (dmn Nia nikahnya sm Dion) . cm kalo di ILPD kan emg Reza yg brengsek stlh nidurin Nia gamau tngg jwb stlh hamil . beda kasusnya sm Yunda n' David yg miscom n' jd slh paham . mestinya dsni dibuat beda dong, Yunda ttp sm David
ايرا خيرني حسين
lanjut thor...dari pertama baca udah seru sampe mewek bacanya penasaran sama reaksi David kalau seandainya tau Kenzie ternyata darah dagingnya dan Ayunda ga pernah tidur sama laki2 lain kecuali David apa dia bakal nyesel udah menghina Ayunda serendah2nya dan minta maaf sama Ayunda ya
Basahin ang Lahat ng Review
Cursed : Kutukan Kembar Tampan Season 1-2

Cursed : Kutukan Kembar Tampan Season 1-2

Semua pernik cokelat hitam dan putih berpadu ciamik dengan hijaunya tanaman hias hidup beraneka jenis di tiap sudut. Papan menu yang didisain seperti buku kayu tipis juga menarik pandang Emily, yang masih menimbang-nimbang kopi apa yang paling diinginkannya untuk menghangatkan pagi ini. "Maaf, Nona. Selamat pagi dan selamat datang di M's Brew Evertown, Anda mau pesan a.." sapa Sang Pemuda Barista 'on duty' ramah, namun tetiba berhenti sejenak, seakan ia sedikit terkejut melihat sekilas Sang Pelanggan pertama pagi ini.
1031.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 841 Beses bilang teras kopi 21
Read
+Library
My Pain Killer

My Pain Killer

Meski Ares telah mengatakan akan memperbaiki hubungan kami, tetapi aku masih takut. Tak lama minuman yang kupesan datang. Pemilik warung menyajikannya dalam batok kelapa yang telah dibentuk seperti wadah untuk minum. "Ini apa?" tanya Ares, terdistraksi dengan aroma minuman yang menyerupai kopi itu. "Namanya daun kawa. Air seduhan daun kopi." Ares menghirupnya perlahan. "Enak, rasanya seperti kopi, tapi lebih ringan." Kembali dia menghirup minuman itu perlahan.
1013.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 454 Beses bilang teras kopi 21
Read
+Library
RUN! [Bahasa Indonesia]

RUN! [Bahasa Indonesia]

Indonesia-Jakarta 23.30 Seorang gadis berjalan dengan lunglai, hari ini cafe tempat nya berkerja kedatangan sangat banyak pelanggan apa lagi dia lembur karena menggantikan temannya yang sedang sakit. Dia adalah Terisya Alexandra, gadis dengan paras cantik yang biasa di panggil Risya dengan orang orang sekitar nya. Rumahnya cukup jauh dari kafe tersebut, dia tidak menggunakan kendaraan umum karena harus menghemat uang bulanan nya.
105.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 165 Beses bilang teras kopi 21
Read
+Library
Wanita Gila Mencari Cinta

Wanita Gila Mencari Cinta

Gede banget susah lipetnya/ /Tunggu Aster pulang kerja, Pa. Sama minum es latte biar seru/ /Papa disuruh kurangi minuman manis dan kopi nih/ /Siapa yang nyuruh?/ /Temen papa. Soalnya baru dibeliin, masak masih utuh terus katanya/ /-_- memangnya seberapa banyak/ /Tiga rasa, masing masing seliter/ /Rasa apa saja?/ /Espresso, mocca, matcha ciy/
102.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 86 Beses bilang teras kopi 21
Read
+Library
Pengawalku Ternyata Seorang Dewa kehancuran

Pengawalku Ternyata Seorang Dewa kehancuran

Ares mengabaikan mereka semua. Tanya duduk bersama Ares di sopa sebuah kafe. Satu pelayan datang dan bersiap menuliskan pesanan. Tanya memesan secangkir kopi begitupun Ares yang menyamakan pesannya. Setelah selesai mengatur ponselnya dan ponsel Ares. Tanya memasukkan akun media sosialnya. sedangkan Ares memasang ekspresi serius saat mulai bermain game.
9.721.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 625 Beses bilang teras kopi 21
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status