Istriku Seorang Juragan
"Jingga, kita tidak akan pernah tahu kalau kita tidak mencoba. Yang penting sekarang adalah kita terus berusaha. Tidak ada yang namanya terlambat selama kita masih mau berjuang. Cinta itu bukan soal menjadi sempurna, tapi soal saling menerima dan berjuang bersama, apapun keadaan yang kita hadapi."
Jingga mengusap air matanya, wajahnya terlihat kelelahan, namun aku bisa melihat sedikit ketenangan di sana. Ia mulai sedikit membuka diri, meski masih dengan keraguan yang jelas tampak. "Akang... kamu benar-benar mau berjuang sama aku? Apa aku layak mendapatkan itu?"
Aku memegang kedua bahunya dengan lembut, menatapnya langsung. "Ya, saya akan usahakan itu. Semua manusia layak bahagia, termasuk ka
Hot Chapters