Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hati yang Tak Pernah Siap

Hati yang Tak Pernah Siap

Tapi terkadang, hidup meminta kita memilih luka yang paling bisa ditanggung. Ia membuka pintu mobil perlahan, menahan napas sejenak sebelum keluar. Dingin langsung menyergap tubuhnya begitu hujan menyentuh kulit. “Zea!” Rayyan memanggil, suaranya tercekat. Zea menoleh, lalu berkata dengan suara gemetar. “Jangan tunggu aku, Yan... Karena aku sendiri belum tahu, apa hatiku akan pernah siap menjalani semua ini.”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai ternyata belum siap aku lirik
Baca
+Pustaka
Magang Jadi Istri CEO

Magang Jadi Istri CEO

tanyanya dengan suaranya tenang, tapi tatapan matanya menusuk ke dalam bola mataku dengan penuh makna. Aku mengedipkan mataku beberapa kali, mencoba mengembalikan otakku yang baru saja nge-blank. “Loh ... lho ... kok ... sekarang? Kenapa nggak bilang dari semalem? Aku—aku belum siap, Ray,” cicitku berusaha menolak ajakannya. Karena, memang aku belum mempersiapkan apapun, terlebih dengan izin dari kantor yang belum kudapatkan.
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai ternyata belum siap aku lirik
Baca
+Pustaka
Serenade Cinta Dibawah Bintang

Serenade Cinta Dibawah Bintang

Studio tempat mereka dulu pertama kali merekam lagu bersama. Ia membuka pintu dengan hati-hati, takut jika suara dentingan piano akan memicu air mata. Tapi ruangan itu kosong. Hening. Hanya sisa-sisa suara mereka yang seolah masih menggantung di dinding. Di meja mixer, Luna melihat selembar kertas. Lirik. "Di antara kata yang tak selesai, Ada rindu yang belum sempat kupeluk... Jika kau masih di sisi mimpi, Jangan biarkan aku menunggu sendirian."
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai ternyata belum siap aku lirik
Baca
+Pustaka
Hubungan Rahasia Dengan Tunangan Duke

Hubungan Rahasia Dengan Tunangan Duke

nada itu terus berulang layaknya pertemuan sederhana sebelum perpisahan yang nyata. nada kini kembali dimainkan dengan dua nada yang berbeda. aku masih belum menemukan lirik yang tepat. namun, kubiarkan diriku terhanyut kedalamnya hingga lirik spontan itu kembali terlintas dikepalaku. aku tidak yakin, apakah ini lirik yang sama dengan apa yang kunyanyikan sebelumnya, tapi rasanya tetap masuk akal jika lirik kunyanyikan berbeda dengan lirik yang kunyanyikan sebelumnya.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai ternyata belum siap aku lirik
Baca
+Pustaka
Terancam Diceraikan Karena Hamil

Terancam Diceraikan Karena Hamil

tanyaku penuh rasa penasaran. “Ini … ini belum waktunya, Dira,” katanya, suaranya tertahan, penuh tekanan. “Kita belum siap.” Kalimat itu bagai pukulan telak, menghancurkan harapan yang baru saja kutanam. Aku tak mengerti. Bukankah kita berdua menginginkan anak? Bukankah kita sudah merencanakan masa depan bersama? Air mata mulai membasahi pipiku. Bukan air mata bahagia, melainkan air mata keputusasaan.
309 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai ternyata belum siap aku lirik
Baca
+Pustaka
Bukan Simpanan CEO

Bukan Simpanan CEO

“Liat, banyak yang udah mulai samar.” Aneth menunduk sambil mengangguk. Tiga detik kemudian barulah ia bersuara. “Tapi kalau untuk ngelakuin itu... aku betul-betul belum siap. Apa lagi kita...” Dia melirik Yuka ragu dan menggigit bibir bawahnya. “Belum nikah.”
1029.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai ternyata belum siap aku lirik
Baca
+Pustaka
Wanita Lain Dalam Hatiku

Wanita Lain Dalam Hatiku

Apakah aku? "Jadi calonmu itu belum siap?" tanyaku lagi menyelidik. "Benar, Yu. Dia belum siap, dan entah kapan akan siap." "Siapa dia? Apakah aku kenal?" Lagi-lagi Andre mengukir senyum sebelum menjawabku. "Dia sangat dekat denganku saat ini. Sayangnya dia tak pernah peka." Degh! Aku menahan napas sejenak. Ingin pingsan tapi gengsi dong.
9.6108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai ternyata belum siap aku lirik
Baca
+Pustaka
Kala Cinta Menyapa

Kala Cinta Menyapa

Nasib akan membawanya ke ujung takdir. Bersama pikiran itu, dia sudah siap menyambut hari baru. Matahari memang belum terlihat, tapi malam tergelap sudah pergi. sebentar lagi fajar. Dia sudah bersiap. Apa pun berita yang aku peroleh, aku sudah siap. *** Bersambung
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai ternyata belum siap aku lirik
Baca
+Pustaka
ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

ujarku memberi semangat. “Nanti, deh, Mbak. Aku belum siap, aku juga perlu berpikir dulu untuk ke depannya. Rasanya kok terlalu cepat, aku nggak mau terburu-buru, Mbak. Nanti kalau waktunya tiba, pasti aku akan menyatakan perasaanku. Lagian timing nya juga belum tepat, nggak memungkinkan. Masih banyak urusan pekerjaan yang harus aku selesaikan.” Gilang terlihat menerawang, seakan memikirkan sesuatu. “Oh, ya. Kamu ada acara nggak hari ini?” tanyaku pada Gilang.
1064.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai ternyata belum siap aku lirik
Baca
+Pustaka
Pengantin Dadakan

Pengantin Dadakan

Dia mengejarku. Seketika kami jadi bahan sorak-sorakan sama yang lain. Please aku belum siap. Nggak usah kawin aja gimana. LDR aja terus kayaknya bagos. Bersambung …
1018.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai ternyata belum siap aku lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status