Ssst, Diam Pak Boss!
Mataku terbuka lebar, menatap Christian.
“I-istri…” suaraku tercekat, lidahku nyaris kaku.
Christian hanya mengangguk sekali, santai seakan baru mengakui sesuatu yang sepele.
Aku butuh beberapa detik untuk memproses kata-katanya, otakku seperti tersambar petir. Sampai akhirnya aku benar-benar tersadar dan suaraku otomatis melengking.
“Maksud anda…” suaraku meninggi, “anda memperkenalkan saya sebagai calon istri di depan mantan istri anda?!”
ตอนยอดนิยม