Dok, Please Cukup!
Nindy menatap gelasnya sendiri, memikirkan kalimat itu berulang kali, membiarkannya mengendap sebentar sebelum akhirnya mengangguk pelan.
"Makasih, Dewi," ucap Nindy, suaranya tulus.
"Buat apaan? Saya cuma ngoceh doang," jawab Dewi, tertawa ringan, tidak menyadari sama sekali dampak dari kalimat yang baru saja dia ucapkan.