Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Red Demon

The Red Demon

Masih ada The Hunter D, manusia setengah dewa yang menjadi musuh terbesar para The Red Demon. Hingga akhirnya perang besar pun terjadi saat para The Red Demon tetap memaksa untuk memasuki dunia manusia. Yang tidak di ketahui oleh para The Hunter D adalah sosok iblis yang mereka hadapi sekarang bukankah iblis yang seperti dulu.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 158 Times as the big red one
Show Reviews (23)
Read
+Library
Arsenerka
Ga tau juga sih. Ni author rasanya udah mau ngebangun di bagian prolognya kalau demon itu bla bla. Tpi ga tau knapa. Di kepala sy malah itu jdinya kek bangsa vampire gambrannya. Efek fans twilight kali ya. Tapi ni ceritanya dah mantap. Dah gabungin fantasi ma crime jg. Jarang2 ada mix kek gini.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Mantan Ketua Bayangan : Kembali Beraksi Demi Anak

Mantan Ketua Bayangan : Kembali Beraksi Demi Anak

ujar Viktor yang tampak panik. “Bukan hanya kamu yang khawatir dengannya, Viktor. Kami juga. Tapi, kurasa kita tidak perlu terlalu mengkhawatirkannya. Karena dia adalah Red One. Sekali lagi, dia adalah Red One,” ucap Tiana dengan wajah serius yang menatap lurus pada Viktor, “kamu kira, seorang Red One akan tumbang begitu saja kalau villa diserang?”
101.0K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as the big red one
Read
+Library
Red Dazzling

Red Dazzling

tanya Dazzle membuat Mbok Ijah kagetm “Mas siapa?” “Saya teman Merah,” kata Dazzle sambil mengangkat Merah. “Tadi Non Merah tiba-tiba pingsan saat melihat ponselnya,” terang Mbok Ijah mengikuti Dazzle. “Di mana kamar Merah?” tanya Dazlle membuat Mbok Ijah menunjukkan kamar paling depan. “Ini ponsel Non Merah,” kata Mbok Ijah mengangsurkan benda itu ke arah Dazzle.
105.1K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as the big red one
Read
+Library
Payung Merah

Payung Merah

Reino menyodorkan segelas cokelat panas pada Tika, "kita ngobrol sambil minum ini." Tika mengangguk lalu menyeruput cokelat panas itu. Tenggorokannya terasa sangat nyaman saat cairan kental itu masuk. "Thanks ya Reino, ini enak." "Sama-sama. Jadi darimana harus aku jelaskan?" "Ceritakan saja yang kau tahu." "Jadi gini, Tika, potret pria paruh baya yang tengah berbaring bersimbah darah di foto itu adalah seorang anggota parlemen di New York."
104.0K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as the big red one
Read
+Library
Cinta Merah Muda

Cinta Merah Muda

tanya driver ojek online tersebut ketika motor baru saja melewati gerbang besar menuju perumahan elit yang tidak jauh dari kampus. "Blok A3, Pak," ucap Rianza setengah berteriak agar pengendara motor itu dapat mendengarnya. Untungnya Pak Ardi memberikan alamat lengkap, berikut dengan nomor rumah dan warna cat rumahnya. Beberapa saat kemudian motor berhenti di depan gerbang hitam yang menjulang tinggi. Pada bagian beton pagar tersebut, terukir tulisan A3. Rianza menyisir pandangan ke segala penjuru. Kompleks perumahan itu penuh dengan rumah mewah dan memiliki pagar yang tinggi.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as the big red one
Read
+Library
RED CROWN

RED CROWN

Tanpa banyak berpikir, Pangeran muda itu segera berjalan menuju halaman belakang kediamannya dan berdiri tepat di depan 20 orang pasukan setia Cantaka. Han semakin terkejut melihat pasukan sebanyak itu, ia melihat wajah mereka tertutup topeng kelana yang berwarna merah pekat dan terlihat menyeramkan. Han baru menyadari kalau apa yang terjadi adalah imbas dari kejadian penculikan Ayodya. Cantaka menarik pedang panjang miliknya dan mengangkatnya tinggi-tinggi, “Tanggalkan semua perasaan, hilangkan rasa empati, hancurkan mereka yang bertindak serampangan!”
108.0K viewsOngoingAdded to Library 239 Times as the big red one
Read
+Library
Semakin Red Flag Semakin Cinta

Semakin Red Flag Semakin Cinta

Tempat tidur yang mewah dan besar, seperangkat sofa empuk beserta televisi layar lebar dan meja makan antik merupakan beberapa dari banyak fasilitas yang ditawarkan. Ruang lapang tersebut terasa privat dan intim. Saat memasuki kamar ini, aura romantisme segera terasa dari sentuhan kelopak-kelopak mawar merah dan tumpukkan bantal-bantal yang tentu saja terlihat menantang. Di lain sisi, aura estetik tercermin dari dominasi warna earth tone yang mendominasi. Baby merentangkan tangannya lalu berputar-putar sebelum berlari ke arah kamar mandi dan membuka pintunya.
920.1K viewsCompletedAdded to Library 643 Times as the big red one
Read
+Library
R.E.D Red Everlasting Dragon

R.E.D Red Everlasting Dragon

Pada keesokan harinya, berita tentang upacara pernikahan dari Garry Tata, seorang artis terkenal yang menikahi Sherlina, seorang model populer telah hancur total menjadi bahan pemberitaan. Ditambah dengan kedatangan Bella yang menjadi minyak dalam berita, pemberitaan itu terus menyebar, dan akhirnya mencapai satu kesimpulan. "Seorang pria asing tak dikenal tiba-tiba muncul di acara pernikahan, dan mulai menghancurkan semuanya." "Pria itu bernama RED." "Dia adalah dalang dari semua kerusakan." Tiga topik utama yang terus menerus dibahas di televisi, koran dan berbagai platform media sosial.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as the big red one
Read
+Library
After One Night Stand

After One Night Stand

Ia tumbuh dan besar di luar negeri, beberapa bulan belakangan ini di baru kembali ke sini. “Itu adalah Nona Lynette, putri tidak sah keluarga Romanov. Sebelumnya dia memiliki hubungan ambigu dengan Tuan Lake Maverick, tapi setahun lalu Tuan Lake bertunangan dengan Nona Gricelle, Nona Lynette pergi ke luar negeri satu tahun lalu, tampaknya dia telah dicampakan oleh Tuan Lake.” “Ah, jadi seperti itu.” Pria itu semakin tertarik untuk bermain-main dengan Lynette.
1044.0K viewsOngoingAdded to Library 924 Times as the big red one
Read
+Library
Red Clock

Red Clock

Mata mereka masih saling menatap, dan Claire bersumpah, pria itu menyeringai dan mulai menjalankan mobilnya. “Kau melihatnya?” Sven dan Dave saling menatap. “Melihat apa?” Claire menatap keduanya. “Seseorang bisa melihat kereta kita.” “Jika bangsa immortal tentu saja bisa, kecuali manusia. lalu apanya yang aneh?” Calire memutar matanya kesal. Sven menatap Clire. “Yang berarti bukan keduanya. Kau tidak salah kan?”
2.1K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as the big red one
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status