Anak Rahasia Presdir Impoten
Ia duduk di ruang tengah, menikmati kembali segelas anggurnya sembari terus menunggu panggilan dari seseorang.
"Kenapa dia belum telfon? Ini sudah sore," gumam Beatrice.
Wanita itu menatap layar ponselnya yang menampilkan pesan terakhir yang ia kirimkan pada 'Big Bos'.
[Saya sudah berhasil membawa anak itu ke vila, Tuan.]
[Big Bos: Bagus. Aku akan mengirim orang untuk membawanya pergi.]
[Baik, Tuan. Saya tunggu.]
Dan setelah pesan itu, sang bos belum menghubunginya lagi. Beatrice sedikit khawatir. Namun, dengan jaminan uang dan juga modal besar untuk mengembalikan perusahaan ayahnya, ia harus tetap tenang.