Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setelah Aku Bertemu Denganmu

Setelah Aku Bertemu Denganmu

Entah di antara belokan jalan, atau di lagu yang aku dengar dari radio, aku masih mengingatnya duduk di belakang setir mobil ini dan aku di sebelahnya. Bagaimana kami tertawa karena lelucon receh yang ia keluarkan, bagaimana kami bernyanyi jika ada lagu yang kami kenali di radio. Semuanya masih tergambar jelas. Tentu masih jelas, baru seminggu ini aku menolak bertemu dengannya setelah apa yang aku lihat di resort minggu lalu.
10610 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai the day we met
Baca
+Pustaka
Ai (Untuk Leo)

Ai (Untuk Leo)

Dan merangkai rencana supaya kita bertemu di tangga. Jujur aku sangat senang saat kamu memuji tulisanku hari itu. Aku juga senang bukan main saat kamu tau namaku di pertemuan cafe. Jujur, itu serasa dunia dan galaksi berhenti berputar. Dari sana aku lupa bahwa aku berpenyakitan. Aku terus menerus berusaha mengenalimu karena kau satu-satunya orang yang dari awal membantuku. Sebelum akhirnya aku pergi meninggalkan dunia, aku ingin menghabiskan hari-hariku denganmu.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai the day we met
Baca
+Pustaka
The Moment Of Us

The Moment Of Us

Karena aku tahu, Ali tidak mungkin sedang berusaha menarik perhatianku, kediamannya ini membuatku bingung. Untungnya, saat masuk ke metro tadi, kami berdua masih mendapatkan tempat duduk. Karena ini weekend, jsdi metro hari ini tidak terlalu sedak. Hanya beberapa orang saja yang harus berdiri karena tidak kebagian tempat duduk. Aku merogoh saku jaketku dan mengeluarkan ponsel dari sana. Ada nomor asing yang menghubungiku dan mengirimkan gambar. Siapa? Unknown: /Hi, Ra. Ini nomorku. Disimpan ya. Suamimu./
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai the day we met
Baca
+Pustaka
JODOH-JODOH DARI TUHAN

JODOH-JODOH DARI TUHAN

Bahkan Davin juga memesan makanan untuk makan siang kami nanti. Kami berjalan beriringan dengan bergandeng tangan, tak ada kamera untuk berfoto maupun mengambil video. Kami benar-benar menikmati suasana ini, berdua saja dan fokus dengan keadaan sekeliling. "Pertama kali kita bertemu adalah di kebun teh seperti ini," ucapku memecah kebisuan di antara kami. "Iya. Begitu mudah cara Allah mempertemukan manusia dengan jodohnya," sahut Davin.
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 418 kali sebagai the day we met
Baca
+Pustaka
DATE ME PLEASE!

DATE ME PLEASE!

Max terlihat sedikit kaku namun langsung menoleh padaku dan Maddie, "oh....ini istriku. Emily." katak "istriku" terdengar seperti palu Godam bagiku. Aku mematung, Maddie yang berdiri disebelahku segera tersenyum dan mengulurkan tangan hendak berkenalan. "hai, aku Maddie. senang bertemu denganmu." Emily menjawab dengan ramah, lalu dia menatap kearahku, "mau tidak mau aku tersenyum kaku dan menjabat tangannya. "h-hai...Celine, senang bertemu denganmu." kataku nyaris seperti bisikan
855 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai the day we met
Baca
+Pustaka
Erotomania

Erotomania

Aku membuka kedua mataku, entah kenapa aku merasa hari ini sangatlah indah. Dan kenyataan bahwa aku selangkah mendekatimu, bukan hanya bayang-bayang mimpi malam tadi. Chall, malam ini adalah kencan pertama kita..Rasanya senang sekali bukan? aku sampai menari kesana-kemari dalam apartemen kecilku. Aku sudah tidak sabar, dan kurasa kau juga begitu, meskipun kutahu kau sehabis mabuk. Tapi mungkin aku salah
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai the day we met
Baca
+Pustaka
When We Lost

When We Lost

“Ah, kalau ada waktu bagaimana kalau kita bertemu untuk saling bertukar cerita?” Almi mencoba mengingat jadwalnya hari ini. Dan sial, hari ini dia sudah janji akan mencoba restoran yang baru buka di Citywalk dengan Reta. “Boleh. Kapan ada waktu?” tanya Almi. Terdengar suara dengusan halus dari seberang ponsel. “Sial, gue ada meeting dengan supplier baru siang ini dan masih harus bertemu dengan ini-itu sampai malam. Kalau besok malam? Gue jemput di kantor lo?”
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai the day we met
Baca
+Pustaka
A Story We Misread

A Story We Misread

"Memang bukan. Tapi pertama kalinya—setelah sekian lama—saat bangun tidur aku berkata 'ah hari ini aku akan menjemput pacarku.'" Issa melirik perempuan di sampingnya sekilas, dan melihat Reana tersenyum yang membuat hatinya menghangat. Ia mulai yakin kalau Reana memang sungguh-sungguh dengan ucapannya tadi malam tentang belajar saling mencintai. Dan mulai hari ini, dimulai dengan sepakat pergi bekerja bersama-sama, mereka akan memulai semuanya.
225 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai the day we met
Baca
+Pustaka
The Huring Yakap

The Huring Yakap

] Me [Why are you texting me like that? Unknown [Don’t you like poetry? I sent a verse…but, actually I don’t understand what I’m sending but I really want to study literature with you.] Me [How did you know I love literature?] Yuta [ Didn’t I tell you I knew it long ago?] Me [Yuta, please don’t talk nonsense like this. We just met a few days ago!] Yuta [Miss Huang Lalin, I’m being serious… I already know you and maybe God introduced me to you.]
9.96.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai the day we met
Baca
+Pustaka
Merry Go Around

Merry Go Around

Matanya lembut menatap wajah Merry, membuat Merry malu sekaligus bahagia. “So, this is our first day?” tanya Merry. “Yes, this is out first day.” Merry tersenyum senang. “Kita balik lagi ke acara? Dawn sama Cathy pasti udah ngomel-ngomel soalnya minuman mereka nggak datang-datang.” “Ha ha ha, iya, bilang sama mereka, nanti aku ganti dengan minuman yang lebih enak di lain waktu.” “Oke.”
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai the day we met
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status