Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MY SEXY EDITOR

MY SEXY EDITOR

Aku menunduk, tak ingin melihat ke arah lawan. Ngomong-ngomong, aku baru punya kenalan di salah satu social media. Dia tiba-tiba menyapaku dan jadi teman chattingan sekarang. Dia menamai dirinya Moonlight. Sinar bulan. Aku jadi membayangkan dirinya secerah bulan karena dari namanya. Aku langsung chat dengan Moonlight. Walau Moonlight sering membalas pesanku pada malam hari, tapi kuharap hujan begini membuat Moonlight ingin punya teman untuk mengibarkan walau lewat udara.
9.935.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai the moonlight
Tampilkan Ulasan (42)
Baca
+Pustaka
Rizka Ahmed Syukri
aaaaaaaaaa aku terharu baca cerita ini,, sebagai seorang ibu faham betul gimana harus kuat liat anak demam/sakit,, btw makasih mak selalu nyajiin cerita yang luar biasa bagusnya,, maaf baru hadir karena abis lahiran Rabu kemaren,,
V Missv
Mudah-mudahan ini komen aku terakhir di sini. Pada dasarnya aku ga mau berhubungan lagi dengan seseorang 'you know who'. Jadi, jangan saling mengusik. Ngetik aja yang aman dan damai ya. Kita ini penulis, bukan penjulid. Sukses terus.
Baca Semua Ulasan
Gairah Cinta Om Mafia

Gairah Cinta Om Mafia

Ia seakan memiliki sahabat baru yang sangat berharga melebihi apapun di dunia. Rembulan malam itu bersinar terang, sebuah bulan penuh. Arren dan gadis itu masih duduk di tepi kolam, menikmati keindahan bulan yang bersinar terang di atas taman bunga yang indah. Cahaya emasnya memantulkan kilauan di permukaan kolam, menciptakan suasana yang magis dan tenang.
1057.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai the moonlight
Baca
+Pustaka
Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Penuh harapan, hampir penuh kekaguman. “Mata Cassian,” jawab Leon bahkan sebelum aku bertanya. “Acaranya malam ini.” Aku berkedip. “Acara apa?” Dia mendekat, napasnya hangat di telingaku. “Setelah Purnama Bulan Perak, sebuah konstelasi muncul sejajar sempurna melalui lengkungan itu. Miro mendesain halaman untuk itu. Sekali setahun, konstelasi itu sejajar dengan tepat.”
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai the moonlight
Baca
+Pustaka
Menjadi Tawanan Tuan Mafia

Menjadi Tawanan Tuan Mafia

*** Malam perlahan menyelimuti kota. Langit berubah menjadi hamparan biru gelap yang luas, dihiasi ribuan bintang kecil yang berkelip samar. Bulan purnama menggantung tinggi di atas atap Mansion Antonio, memancarkan cahaya keperakan yang jatuh di atas taman belakang, memantul pada permukaan kolam ikan, dan membuat dedaunan pohon maple bergoyang pelan tertiup angin malam. Lampu-lampu taman bergaya klasik menyala satu per satu secara otomatis, menciptakan bayangan lembut di sepanjang jalan setapak berbatu putih yang membelah hamparan rumput hijau.
1014.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai the moonlight
Baca
+Pustaka
Crowned By The Moon

Crowned By The Moon

Sesaat ia berpikir Kael mungkin tengah menghiburnya dengan keindahan taman malam ini, cahaya obor dan lilin menyala memang sangat berkilauan di matanya malam ini. Namun ternyata di bawah langit terbuka Kael menaruh tubuhnya di atas kain di tengah taman, Arcellia tak bisa bergerak, air matanya kembali jatuh, ia tak tahu apa yang sebenarnya Kael lakukan.
601 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai the moonlight
Baca
+Pustaka
Pembalasan Pangeran Mata Iblis

Pembalasan Pangeran Mata Iblis

Setelah beberapa saat, Mo Feng mencoba mengatur nafasnya secara perlahan dan mengedarkan pandangannya ke sekeliling. Nyala temaram api dari lilin yang sudah hampir habis, membantunya melihat cahaya dari bulan dan bintang yang berpendar di luar jendela pondok kayu dengan lebih jelas. “Langitnya tidak terlalu gelap. Cahaya bulan di luar tampak lemah. Ini berarti, hari sudah hampir pagi?” Mo Feng terdiam sejenak. Kedua matanya menatap lurus langit-langit ruang kamarnya dengan kebingungan samar. Namun, setelah dia cukup mengamatinya beberapa saat kemudian, dia membelalak kaget!
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai the moonlight
Baca
+Pustaka
Bound by the Moon

Bound by the Moon

Malam telah berakhir, tapi langit tak benar-benar menjadi terang. Kabut yang seharusnya pergi setelah fajar tetap menggantung, seolah enggan melepaskan dunia dari cengkeramannya. Lyra berdiri di tepi danau, tempat bayangan bulan masih membekas di permukaan air. Ia baru saja kembali dari dunia bayangan, tapi bagian dari dirinya terasa tertinggal di sana—di tempat Orion memilih untuk tetap tinggal.
734 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai the moonlight
Baca
+Pustaka
De Crepusculum

De Crepusculum

Biasanya ia selalu menghabiskan sup yang dibuat langsung oleh Maise, tapi mungkin karena sakit, nafsu makannya jadi berkurang. [{}{}{}] "Lah, Kak Kanzo belum tidur? Kenapa? Obat nyamuknya habis?" Kahlil heran mendapati kakaknya masih hidup di jam sepuluh malam. "Kamu sendiri ngapain malam-malam belum tidur? Bocah harus tidur sebelum jam sembilan," celetuk Kanzo malas menjawab. "Ngomongnya seolah kita beda sepuluh tahun aja," goda Kahlil yang langsung tertawa, lalu duduk di sofa, tepat di depan kakaknya.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai the moonlight
Baca
+Pustaka
LUNA

LUNA

Mario yang baru saja mendarat di tanah paman syam tampak panik menuruni tangga mendapati anak gadisnya belum ada di kamar, padahal sekarang sudah pukul dua dini hari waktu Washington DC. Margareth memandang ke arah jendela dan melihat sosok Luna dengan pakaian kulit berwarna hitam yang sedang memanjat tali untuk menjangkau kamarnya yang terletak di lantai dua. Luna meletkkan telunjuknya di bibir agar margareth tidak mengatakan yang sebenarnya. "She's in her room, Mr." "Aku tidak melihatnya di mana-mana Margareth! Apa dia masih keluyuran malam-malam begini?"
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai the moonlight
Baca
+Pustaka
Miss Zodiac

Miss Zodiac

Lyla terbangun dalam balutan selimut lembut di dalam penthouse setelah ia merasakan silau dari sinar matahari yang menyelinap dari balik tirai yang berada di dekat ranjangnya. Lyla menguap dan mengerjapkan matanya sebelum akhirnya bangkit dan duduk. Ia begitu heran saat mendapati Damian tak ada di sampingnya. Kelopak-kelopak mawar yang berserakan menjadi saksi satu-satunya tentang keberadaannya semalam.a
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai the moonlight
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status