Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Shadow of Revenge

Shadow of Revenge

Akhir yang ditunggu-tunggu akan segera datang. Josephine menatap keempat rekannya. “Selamat datang, dan selamat bergabung. Kuharap kita berlima bisa menjadi rekan satu tim yang bisa saling mengandalkan.” “Baik, Dokter!” Keempatnya menjawab serentak.
108.7K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as the reunion and counterattack of four orphans
Read
+Library
Orang Ketiga

Orang Ketiga

Gadis kecil berusia empat tahun itu merengek. “Mommy juga kangeuuun.” “Daddy juga kangeuuuun.” Qailula dan Evrard menirukan logat Queenaya. “Guys … guys … ayo kita sarapan dulu,” ajak grandma Kalila yang ikut dalam liburan kali ini. Beliau melongokan kepala di antara celah pintu yang terbuka. “Hai Mom ….” Evrard menyapa, dia menunjuk bagian bawah tubuhnya memberi kode kalau tidak bisa bergerak karena tidak memakai apapun.
1049.4K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as the reunion and counterattack of four orphans
Read
+Library
Revenge

Revenge

" pikir Claudai ayang mendapatkan ide brilian untuk mendekati Walter tanpa harus baku tembak atau adu pukul dengan anggota Organisasi Hitam. ***** Seperti biasanya, Gilbert rutin mengunjungi gadis muda yang sagat memuaskan dirinya di atas ranjang ini. "Halo sayang, sudah lama menunggu>" tanya Gilbert sambil matanya melirik ke arah ranjang dimana gadis muda ini sedang membenamkan wajahnya di atas bantal tapi paha mulusnya tersibak dari lingerie merah yang dikenakannya. Glek!
106.2K viewsCompletedAdded to Library 199 Times as the reunion and counterattack of four orphans
Read
+Library
Unperfect Marriage Revenge

Unperfect Marriage Revenge

Potong papanya dengan amarah yang terlihat jelas di matanya. Ada apa ini sebenarnya? “Laura, kemarilah … ” mamanya menepuk kursi kosong di sebelahnya. Alih-alih duduk, Laura malah kembali menatap tajam suaminya, “Rencana apa lagi ini, Lan?” desisnya dengan penuh kebencian. Senyum licik nampak jelas di wajah Erlan, “Sebaiknya kamu turuti saja perintah Mama.”
102.5K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as the reunion and counterattack of four orphans
Read
+Library
Kelahiran Kembali Sang Tuan Muda

Kelahiran Kembali Sang Tuan Muda

Mereka mengajak beberapa anggota Pluto yang tersebar agar bersatu untuk ikut membantu dan dengan kerja tim. Dengan cepat, mereka berhasil membebaskan Ardilla dan mengalahkan sekelompok "perempuan" yang tadi menyerang mereka secara tiba-tiba. "Sepertinya mereka adalah pasukan sekutu setempat yang dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bisa menganggap kita remeh," ujar Ryan tentang keganjilan insiden ini - karena ia tidak mengenal satupun dari perempuan-perempuan tersebut.
109.8K viewsCompletedAdded to Library 275 Times as the reunion and counterattack of four orphans
Read
+Library
Kembalinya Sang Pemburu

Kembalinya Sang Pemburu

'Berterima kasih kepada orang-orang di Dunia Mongodean, akhirnya aku bisa kembali lagi berjumpa dengan keluargaku. Perasaan Leander menghangat melihat mereka semua tersenyum senang. "Finn, aku sudah sembuh! Putra kita benar-benar menyembuhkan kita!" ujar Diana kepada Finn dengan kegembiraan yang tak dapat ditutupi. "Iya iya." Finn hanya bisa mengulas senyum lantaran sama senangnya. Dia memeluk Diana dengan penuh kasih. Benar-benar membuat orang lain iri.
8.95.3K viewsOngoingAdded to Library 170 Times as the reunion and counterattack of four orphans
Read
+Library
Betrayal

Betrayal

Callis lalu mencium punggung tangan Bunda dan keluar dari kamar Bunda. “Mommy, masa uncle di sana ngaku daddynya Reis!” *** “Mommy, masa uncle di sana ngaku daddynya Reis!” Teriakan Reis mengundang tatapan tanya beberapa pengurus panti. Callis meringis saat Reis berlari ke arahnya dan memeluk kakinya. Di belakang Reis, ada Victor yang berdiri di bawah pohon mangga dengan mengenakan kaca mata hitam.
106.2K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as the reunion and counterattack of four orphans
Read
+Library
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Hancurnya The Core of Recurrence telah mengubah wajah semesta secara permanen. Langit di atas Aethelgard tidak lagi berwarna perak statis, melainkan dipenuhi dengan gradasi warna yang terus berubah—sebuah manifestasi dari waktu yang kini benar-benar "mengalir" ke depan tanpa ada yang menahan. Namun, kemenangan Surya Wijaya membawa konsekuensi yang belum pernah diperhitungkan oleh hukum fisika mana pun. Dengan hilangnya mekanisme reset, seluruh eksistensi yang pernah "dihapus" dalam jutaan siklus sebelumnya kini mulai memadat kembali. Mereka adalah The Orphans of Fate (Yatim Piatu Takdir)—milyaran jiwa, kota, bahkan fragmen galaksi yang dulunya hanya menjadi catatan kaki yang dibatalkan, kini
747 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as the reunion and counterattack of four orphans
Read
+Library
PETAKA REUNI

PETAKA REUNI

Sementara, kedatanganku kemari untuk mengikhlaskan semuanya. Aku berbalik, menatap Arsyl. Melihat dia mengangguk, perhatian ini kembali teralih kepada Danar. Dia sudah bangkit, dan kami berhadapan. Kudekap sekali lagi pria yang dulu menjadi bagian dari hari dan hati. Dalam kisah ini, kami semua terluka dan tersakiti. Baik dia, Arsyl, juga diriku sendiri. Jika reuni itu tak pernah terjadi, apakah semua akan tetap serumit ini?
1014.0K viewsCompletedAdded to Library 476 Times as the reunion and counterattack of four orphans
Read
+Library
Kembalinya Sang Penguasa

Kembalinya Sang Penguasa

Pertarungan berlangsung sengit. Remus berulang kali terhempas ke belakang, tetapi ia terus bangkit. Hingga akhirnya, ia menemukan celah dalam pertahanan Penjaga Kegelapan. "Ini saatnya mengakhirinya!" Ia menggabungkan semua elemen dalam satu serangan terakhir. "LIMA ELEMEN: SERANGAN KESATUAN!" BOOOOM!!! Makhluk itu meledak, berubah menjadi cahaya yang menghilang di udara.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as the reunion and counterattack of four orphans
Read
+Library
PREV
12345

Frequently Asked Questions

Momen halaman terakhir membuatku menahan napas. Aku nggak bakal bohong — aku langsung ngulang beberapa bab karena merasa penulis menyisipkan petunjuk halus yang baru kelihatan setelah mengetahui akhir. Di 'Dan Kemudian Ada Empat' penutupnya bekerja dua lapis: satu lapis menjawab nasib fisik tokoh-tokohnya, lapis lain menantang pembaca untuk menilai motif mereka.

Secara plot, penutupnya memperlihatkan bahwa dari kelompok awal yang lebih besar, empat karakter bertahan bukan karena keberuntungan belaka, melainkan karena keputusan sadar—ada pengorbanan, ada pengkhianatan yang disengaja untuk melindungi yang lain, dan ada pilihan meninggalkan konflik demi hidup yang sederhana. Penulis nggak menulis semua secara gamblang; beberapa adegan epilog cuma berupa potongan memori atau surat yang membuat pembaca merangkai sendiri.

Secara tematik aku suka bahwa akhir itu nggak cuma soal siapa hidup dan mati, tapi soal harga kebebasan, konsekuensi trauma, dan bagaimana kenangan bisa jadi warisan. Aku keluar dari bacaan itu dengan perasaan getir tapi puas, kayak habis ngobrol lama sama sahabat mengenai moralitas yang abu-abu.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status