Istri Sultan dalam sejarah Kesultanan Ottoman biasanya tinggal di bagian khusus istana yang disebut Harem. Harem bukan sekadar tempat tinggal biasa, melainkan kompleks tersendiri dengan struktur sosial yang rumit. Di sini, selain istri resmi Sultan, tinggal juga selir, anak-anak, dan pelayan perempuan.
Kehidupan di Harem penuh dengan dinamika politik tersembunyi. Para perempuan di sini tidak hanya pasif; banyak yang memainkan peran penting dalam urusan negara melalui pengaruh mereka terhadap Sultan. Misalnya, Hurrem Sultan, istri Suleiman yang Agung, dikenal aktif dalam diplomasi dan pembangunan.