Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nikahi Aku atau Aku Mati

Nikahi Aku atau Aku Mati

Di bawah mata terdapat kantung berwarna abu pekat. Dengan kesadaran yang tidak seratus persen akibat rasa kantuk yang tak jua bisa ditidurkan, wanita itu masih bisa melihat seseorang masuk ke halaman rumahnya melalui kaca jendela. Langkahnya tegap dan penuh percaya diri, terasa jauh berbeda dengan sang putra yang diusirnya semalam.
3.6K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as the window
Read
+Library
TERJERAT OBSESI TUAN MAFIA

TERJERAT OBSESI TUAN MAFIA

Cane tidak bergerak. Matanya menyapu kota di bawah — pelan, sistematis, dengan cara seseorang yang sedang menginventarisasi sesuatu. Bukan menikmati. Bukan mengagumi. Seperti seseorang yang berdiri di depan sesuatu yang belum jadi miliknya — tapi sudah memutuskan bahwa itu hanya soal waktu. Angin masuk dari celah jendela yang terbuka setengah — membawa aroma batu panas dan bunga yang ditanam di pot-pot jendela lantai bawah.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as the window
Read
+Library
Jerat Cinta Istri Lugu

Jerat Cinta Istri Lugu

Pening itu kembali menderanya. Setelah degup jantung kembali berpacu normal dan rasa pusing di kepala pun sedikit mereda, wanita itu kembali mencari alat yang bisa digunakan untuk memecahkan kaca. Mila melihat sikat pembersih toilet yang ada di sudut pintu. Dia beranjak mengambil benda itu, lalu memukulkan gagang sikat yang terbuat dari kayu ke kaca jendela setelah menaiki ember. Kaca tersebut akhirnya pecah menjadi berkeping-keping pada pukulan yang ke dua.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as the window
Read
+Library
ITOPERA

ITOPERA

jawab Rey tanpa mengalihkan pandangannya dari layar ponsel yang menampilkan permainan game pubg. Alice membuka pintu jendela dengan sangat hati-hati. Ekor matanya tidak pernah lepas menoleh ke arah Mark maupun Naresh. Rupanya kedua laki-laki itu tidak sadar. Dia menggeser jendela kaca ke depan, dan belakang, mencoba mencari posisi yang pas sebelum menguncinya. "Ini kok macet ya." "Pelan-pelan Lice, silau," kata Luna yang sedang menutupi wajahnya dengan sebelah tangan, karena pantulan cahaya dari kaca jendela.
92.3K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as the window
Read
+Library
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

Bisa lebih bebas menentukan langkah. Sreeekkk! Gorden jendela lebar bercorak bunga sakura dengan warna dasar hitam itu, telah tergulung dengan sempurna ke sisi kanan. Sekarang tinggal membuka mika abu-abu, penutup utama kaca jendela. Traaappp! Sesuatu, menyerupai amplop terjatuh dari selipan mika penutup itu, menciptakan desar-desar takut di seluruh rongga dadaku.
1020.7K viewsCompletedAdded to Library 827 Times as the window
Read
+Library
Exit

Exit

Untung saja gelasnya bukan gelas kaca, jadi tidak menimbulkan pecahan yang bisa saja harus bayar ganti rugi nantinya. “Maaf, Kak. Maaf.” Seorang siswi perempuan yang menabrakku tadi berucap meminta maaf berulang-ulang, tangan kananya kirinya mengambil gelas yang jatuh, sedangkan tangan kananya sibuk mengusap bagian mata dan pipi. April memberikan gelas minumnya padaku yang berusaha membersihkan seragam dari basah manis air es tea jus tadi, tatapannya seperti mengatakan ‘minum saja punyaku.’
102.8K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as the window
Read
+Library
CEO Brondong itu Kekasihku

CEO Brondong itu Kekasihku

Hanya beberapa pergerakan, itu pun kemungkinan tirai jendela yang dimainkan oleh angin. Tunggu sebentar! Ibu jari dan telunjukku bergerak arah keluar di layar. Bagian jendela aku besarkan dan benar … terlihat wajah Raya yang terlihat memandang ke arah ke luar jendela. Buram, tapi hatiku mengatakan dia sedang bersedih. POV Raya
1043.7K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as the window
Read
+Library
Bukan Semata Fisik

Bukan Semata Fisik

Kesal Linara sembari menyemprotkan cairan pembersih kaca, perlahan menaik turunkan Wiper Glass. “Kamu ini masih pagi ngomel mulu, hahaha...,” Aathif hanya menggelak tawanya dengan renyah, melihat raut cucunya yang masam. Linara mengerucutkan bibirnya, kesal dalam diri masih bertaut didalam. Setengah bagian dari jendela berukuran besar terlihat bersih mengkilap, Linara masih fokus dengan kebersihan jendela kaca selanjutnya. Kebetulan hampir seluruh ruangan terlihat tranparan dengan jendela kaca yang hampir memenuhi dinding dan semua bersorot pada meja pelanggan.
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 281 Times as the window
Read
+Library
Dijaga Gadis-Gadis Berdasi, Dikejar Para Janda Berdaster

Dijaga Gadis-Gadis Berdasi, Dikejar Para Janda Berdaster

Sebab, jendela itu bukan kaca biasa, melainkan kaca tebal berlapis dengan kawat baja di dalamnya. Kaca jenis ini sangat kuat. Bahkan jika pecah, kawat baja di dalamnya akan tetap menahan pecahan kaca sehingga tidak langsung hancur. Mustahil bagi seseorang untuk melarikan diri dari sana. "Kamu nggak bisa kabur!" Ryan melangkah maju beberapa langkah lagi, kini dia sudah berada di samping tempat tidur tempat wanita cantik itu berada.
10110.6K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as the window
Read
+Library
Obsesi

Obsesi

Kaizen dengan cepat berteriak sambil menendang kursi Winter jauh-jauh "Menjauh dari jendela!!" Kurang dari sedetik kemudian, jendela besar dan tinggi itu pecah dengan ledakan.
104.8K viewsOngoingAdded to Library 171 Times as the window
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status