Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tersesat

Tersesat

Dia sedang sibuk mengangkat widik tempat menjemur obat, karena hari memang sudah sore. "Sudah terlambat, Mad," kata Kamituwo makin panik. Sedetik kemudian Kamituwo melesat ke dapur. Dia mengambil tampar, garam dan kain hitam. Setelahnya, dia langsung menuju halaman belakang tempat Satyo melakukan aktifitasnya. Satyo sedang menumpuk widik terakhirnya.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as there there
Read
+Library
YOU

YOU

Hal penting apa emang yang mau kamu bahas sama aku? XavierAG (Nanti aja kita bahas langsung oke, aku balik kerja lagi ya. Jaga diri kamu baik-baik oke dan sampai bertemu di tanggal 08, Ocean)
2.4K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as there there
Read
+Library
Utari

Utari

panggil Damar dengan melambai-lambaikan tangan didepan wajah Utari. "Eh iya tuan..." jawab Utari. "Ada apa?" tanya Damar. "Tidak..tidak ada tuan..aku permisi.." pamit Utari sambil berlari. Edo yang melihat itu semua, merasa hatinya agak sedikit terganggu. "Kenapa sama hati ini..kok jadi gini.." gumam Edo. ***** Didalam kamar Bu Dyah, terdengar suara telepon berbunyi.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as there there
Read
+Library
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Di tengah hiruk pikuk percakapan yang ramai, suara Tante Sandra terdengar lemah dan serak dari seberang telepon. "Mayat Yolanda terbaring di rumahmu, lihatlah sendiri apa kami sedang bersandiwara." Setelah itu, telepon langsung terputus. Ayah hanya tertegun di sana, tidak bergerak sama sekali. Melihat itu, Kiara bertanya dengan nada hati-hati. "Om Teddy, bagaimana kalau kita pulang dan melihat?" Baru saat itu sepertinya Ayah tersadar, lalu berbicara dengan nada tidak sabar seperti biasanya.
8.6K viewsCompletedAdded to Library 231 Times as there there
Read
+Library
Antara Kita Bertiga

Antara Kita Bertiga

bzzzt. Getaran itu terasa sangat nyaring di tengah ruangan yang sunyi. Aku melirik layar ponselku yang menyala otomatis. Nama penelepon tertera dengan jelas di sana, membuat darahku seketika mendesir naik ke kepala. Andi. Clara menelan ludah, lalu menatapku dengan mata penuh peringatan. “Jangan diangkat, Sher. Biarinin aja.”
10479 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as there there
Read
+Library
Terjerat Aturan!

Terjerat Aturan!

katanya berbisik disebelah telingaku karena hentakan musik cukup menghalanginya berbicara kalau saja ia tidak mendekat. “Oh. Thanks Kak,” sahutku langsung dikejutkan oleh getaran notifikasi pesan yang masuk lagi. “Begitu ya, ternyata, sudah berani terima tisyue dari pria lain,” tulisnya disertai emoticon dengan kacamata besar.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 179 Times as there there
Read
+Library
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

Sebelum pergi seperti biasa Agista pergi ke danau untuk menemui dan curhat pada bunga teratai yang ada di sana. "Hai teratai, aku akan pergi. Aku ingin menghapus semua kenangan buruk yang ada di sini dan mencari kehidupan baru. Selamat tinggal, jika suatu saat Yuda datang padamu dan menanyakan keberadaan ku tolong jangan katakan aku di mana!" Seperti bicara pada manusia saja, Teratai memang sahabatnya sejak lama. Karena dia tidak memiliki sahabat dekat, hampir semua teman-teman sekolah dia menjauhinya dengan alasan miskin.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 161 Times as there there
Read
+Library
TARO

TARO

“Aku?” “Iya, kamu. Orangtuaku ada di Aceh. Dua adik perempuanku masih kuliah di Perth dan di Canada. Sedangkan kita? Kita tetangga. Otomatis tetangga harus saling bantu kan?” senyum kemenangan terpancar di bibirnya. Apa katanya tadi? Kami tetangga? “Tetangga?” “Unit 206.” Jawabnya tanpa ragu. Hell! Unit 206?? ITU TEPAT DI SEBELAH UNITKU!!
2.5K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as there there
Read
+Library
Tetangga Aneh!

Tetangga Aneh!

Byur! Suara gemercik air di toilet kamar. Aku tersentak dan langsung bersembunyi di kolong tempat tidur, dan bergeser ke pojokan. Hingga mendapat posisi yang tepat, aman, dan tak mungkin ketahuan. Drrrttt! Ponsel Mas Tedy bergetar lama, sepertinya ada panggilan masuk.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as there there
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
teriakku. “Kamu kenapa teriak sih?” protesnya. “Oh, kedengaran ya? Kirain Mas Wira congekan.” sindirku santai. Ia mendengus. Suasana mobil menjadi hening, sehening saat mengheningkan cipta pas upacara bendera. Nggak ada suara radio, nggak ada suara apa-apa, selain suara mobil yang menderu. Membosankan sekali! Aku menoleh sebal ke arah Mas Wira.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as there there
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status