Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PEONY

PEONY

"Just for a year. Umurnya tujuh belas sebentar lagi. Dia akan dianggap dewasa secara hukum dan gue yakin dia bisa survive sendiri. Bian itu anak yang pintar. Pasti masa depannya akan cerah." "Her name is .. Bian?" "Bianca Peony." "Peony as a flower?" "Yep." Thea menarik napas panjang, seperti berusaha mengembalikan kewarasannya. "Dia ada di mobil saat ini." Deus melotot. "Dia di sini?!" "Lo bersedia bantu gue?"
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai thorn rose
Baca
+Pustaka
ROSES

ROSES

Di desa saja harus membuat sabun sendiri ketika akan mandi. "Getah apa yang kau oleskan itu? Bagaimana bisa daun mengeluarkan getah?" pertanyaan macam apa itu, lelaki ini benar dari keluarga bangsawan kan? Tanya ku dalam hati. "Di belakang mu itu ada Pohon yang bernama Pohon Yodium, batang dan daunnya sangat bermanfaat dalam penyembuhan luka, getah ini berasal dari daun pohon itu dan untuk pertanyaan terakhir mu itu, ya, karena Tuhan menciptakan semua itu ada manfaatnya" jawab ku panjang lebar.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai thorn rose
Baca
+Pustaka
Lily of the Valley

Lily of the Valley

Tangannya yang lain beralih untuk menyibak helai rambut yang menutupi pelipis Quinn, memperlihatkan Flower berwarna abu-abu, Sebuah bunga cantik berbenuk lonceng. "Lily of the Valley. Bunga cantik nan harum, namun memiliki racun yang mematikan." Ia mendekat, mencium lembut pelipis Quinn yang bergetar. "Jika aku harus memakan racun itu untuk melihat keindahnnya, aku tidak keberatan."
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai thorn rose
Baca
+Pustaka
[ ROSES ] : The Tragedy After 10 PM

[ ROSES ] : The Tragedy After 10 PM

Ia juga menyalakan lilin aromaterapi dengan varian mawar yang sengaja ia bawa dari rumah. Hana memposisikan diri duduk bersila di depan Rosea. Berusaha mengurai ketakutan sahabatnya lewat usapan pelan di lengan Rosea. Hana pun menghindari menyentuh bagian-bagian tubuh yang Rosea benci hingga saat ini. “Ros…” Rosea masih bergeming. Tatapannya kosong. Menyiratkan seberapa banyak hal menyakitkan yang ia simpan sepanjang hidupnya.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai thorn rose
Baca
+Pustaka
Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

Sesuatu yang kecil. Kaelion berjalan mendekat, mengambil benda itu. Itu adalah sebuah bros anggur kecil, khas keluarga Thorne, dengan ukiran yang unik dan tulisan 'Thorne' di baliknya. Bros itu tampak terjatuh secara tidak sengaja.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai thorn rose
Baca
+Pustaka
Alstroemeria

Alstroemeria

“Jadi ini sosok Alstroemeria yang dibicarakan para iblis dan Dewa di seluruh alam? Ternyata hanya manusia setengah dewa? Sungguh memalukan.” Xi An tak tinggal diam. Ia melesat, menjerat leher rubah tua dengan rantai spiritual. Pangeran Ketiga langsung mengikuti, menebas kepala rubah itu tanpa ragu. Sesaat setelahnya, aku menciptakan bunga lily hitam kedua untuk menyerap inti roh rubah tua hingga hancur menjadi abu. Ia tidak akan pernah bangkit lagi. “Pangeran Ketiga, bisakah kau membantu membakar kedua bunga lily ini?” pintaku sambil menunjuk lily hitam di atas jaring emas.
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 472 kali sebagai thorn rose
Baca
+Pustaka
Bercerai Dari Kaisar!

Bercerai Dari Kaisar!

“Kau tahu ini?” Marquess Thorne yang sejak tadi berdiri sambil menahan sakit di bahunya melangkah maju. Darah masih menetes dari luka di lengannya, tetapi ia tetap memaksakan dirinya tegak. Begitu matanya jatuh pada bros itu, wajahnya berubah. Ada sesuatu seperti pengenalan... lalu ketegangan. “Itu...” suaranya tertahan sejenak sebelum akhirnya keluar, “lambang perampok dari Barat.”
9.634.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai thorn rose
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Queen Me
mau lanjutin baca tapi nunggu mood dulu. soalnya hubungan ratu sama kaisar udah renggang. ratu juga udah punya pelipur laranya. yg bikin seru sebenernya konflik antara ratu sama kaisar. meskipun bikin darting ya.. hehe. tapi justru disitu letak adrenalin bikin penasarannya buat baca next episodenya
Baca Semua Ulasan
Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Dari balik tanah yang retak, tanaman rambat Thorn-Vine yang telah ia perkuat dengan esensi Aethel-Flora meluncur seperti cambuk perak. "Kembali ke asalmu!" bisik Celestine. Akar-akar perak milik Celestine membelit sulur hitam sang monster, menjeratnya dengan kekuatan yang tidak masuk akal. Terjadi perang tarikan yang hebat, racun korosif monster itu mencoba membakar tanaman Celestine, namun berkat resonansi murni dari mawar perak, tanaman Celestine justru menyerap racun tersebut dan mengubahnya menjadi energi pengikat yang lebih kuat.
9.821.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 540 kali sebagai thorn rose
Baca
+Pustaka
Wolfsbane

Wolfsbane

"Lihat siapa yang kembali." "Selamat pagi, saudara-saudara! Aku pulang membawa sesuatu yang bagus untuk perayaan ini!" Fora menunjukkan apa yang ia bawa. Sebilah pedang panjang dengan batu rubi pada pegangannya. Pula ada sedikit ukuran yang terlihat menarik. "Saya menemukan benda magis ini di Laut Malta. Pangeran Giovanni, terimalah hadiah dari saya ini."
8.94.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai thorn rose
Baca
+Pustaka
Magic Rose : Rose Symbol

Magic Rose : Rose Symbol

Batang mawar yang berduri itu terus melukai kaki Kanna yang beralaskan apapun itu. Sedangkan tangannya terus menggenggam erat sebatang bunga mawar yang kuncup itu. Kini tangannya pun tak terlepas dari goresan duri yang ada di bunga mawar itu. Semakin dekat langkah kaki itu, semakin erat pula Kanna menggenggam tangkai mawar itu.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai thorn rose
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status