Pelakormu vs Aku
mulai Antonio, suaranya serak namun penuh dengan keyakinan, "Mata yang tajam, seperti elang yang memburu mangsanya. Mata yang melihat lebih dalam dari sekadar permukaan, yang mampu menembus ke dalam jiwa. Matanya... penuh ketegasan, tidak ada keraguan. Mereka berbicara, pelukis. Mereka berbicara lebih dari kata-kata yang keluar dari bibirnya."
Antonio menatap pelukis itu dengan tatapan yang lebih dalam lagi, matanya penuh dengan perasaan yang sulit diungkapkan, seperti mengingat sesuatu yang begitu nyata, namun begitu jauh. "Mata itu, mereka... mereka bisa mengerti segalanya tanpa harus mengatakan sepatah kata pun. Seperti sebuah elang yang mengamati dari ketinggian, mempelajari segala sesua
Hot Chapters