Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Duda Bisu

Suamiku Duda Bisu

Kairan dan Liora di belakang, masih dengan posisi duduk berdampingan, tangan mereka tak terlepas sejak masuk ke mobil. Obrolan ringan mengalir antara Kairan dan Gusti. Tentang jalanan Bali, tentang perubahan kecil di beberapa titik kota, tentang tempat makan yang masih bertahan sejak dulu. Liora tidak terlalu memperhatikan percakapan itu. Pandangannya sibuk menari di luar jendela. Patung besar dan megah menyambut mereka. “Itu Patung Satria Gatotkaca,” jelas Gusti sambil mengemudi. “Ikonik. Dibuat seniman I Wayan Winten.”
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai tikar busa
Baca
+Pustaka
EUFORIA

EUFORIA

“Gue mau foto, ah. Jarang-jarang ketemu aktor legendaris kayak si Adrian.” Segera Tika mengeluarkan sebuah smartphone dari tote bag yang menggantung di bahu. Lalu, ia berikan pada Carissa. “Nih, lo harus foto gue, dong. Ini momen penting, tahu!” Carissa hanya bisa menghela napas pasrah dan melakukan apa yang temannya itu minta. Tika meraih lenganku, menggandengnya, kemudian kepalanya sedikit miring. Tak lupa, dua jemarinya membentuk simbol peace.
1013.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai tikar busa
Baca
+Pustaka
Mesin Cuci

Mesin Cuci

Kulihat layar ponsel Mas Riza berkedip tanda panggilan masuk. "Angkatin, Bun," perintah Mas Riza sambil menyerahkan benda pipih itu padaku. Memang Mas Riza sangat anti mengangkat telepon saat mengemudikan mobil. Kulihat nama Tika terpampang di sana. "Assalamu'alaikum, Tik."
1028.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 889 kali sebagai tikar busa
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
miss calla
Ceritanya seru.. penasaran dgn watak riza yg bisa2nya hidup bersama malah menikah sama vita, anak yg ibu bapanya meninggal kerna kesalahannya. Mau nebus rasa bersalah tapi menempatkan vita diantara ibu dan adik yg jahat yg gak pernah terima vita.. kasian vita.. semangat thor aku tunggu lanjutan
Bunda Kiantami
ini cerita dialami ibuku juga. sampai aku kecil bercita cita tak punya mertua. akhirnya doaku terkabul suamiku yatim piatu. tapi alhamdulilah saudara2 suamiku baik baik semua. jadi merasa mengingat masa lalu ibuku dan masa kecilku
Baca Semua Ulasan
KITA & MASA LALU

KITA & MASA LALU

jawab Aksara. Suara dua buah mesin mobil saling bersahutan membelah keasrian Bukit Mejikuhibiniu yang berlokasi di Puncak, Jawa Barat. Terlihat mobil jeep hitam milik Aksara memimpin perjalanan, sementara mobil putih milik Theo mengekor tak jauh di belakang dengan kecepatan seimbang.
9.82.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai tikar busa
Baca
+Pustaka
Suddenly We Meet

Suddenly We Meet

Tentu saja, agar rencananya bisa berjalan dengan sempurna. “Gue juga punya tiket trip ke Korea juga, sih ... siapa yang mau, ya? Selain itu gue juga punya tiket trip berkeliling ke kantor big hit dan—“ Belum sempat Cika menyelesaikan ucapannya, tiket-tiket itu sudah langsung berpindah tangan dari pemiliknya. “Dengan gue menerima tiket ini, bukan berarti seratus persen gue memaklumi tindakan kalian barusan, ya? Tahu enggak kalian udah berbuat enggak senonoh di depan mata suci gue?” Tiara mencoba sesinis yang ia bisa. Padahal kenyatannya, hatinya sudah berbunga-bunga hanya dengan mencium aroma tiket bertemu dengan pacar-pacarnya.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai tikar busa
Baca
+Pustaka
Istri Kecil, Tuan Aras!

Istri Kecil, Tuan Aras!

Teresa berlari kecil menuju halte bus yang tak jauh dari sana. "Ikuti dia," titah Aras lagi, rasa penasaran mengalahkan logikanya. "Tapi Tuan, jadwal Anda—" "Lakukan saja, Grayson!" Mobil mewah itu meluncur pelan, menjaga jarak agar tidak tertangkap mata Teresa. Selama empat puluh menit, Aras memperhatikan Teresa yang duduk di dalam bus umum yang sesak, pemandangan yang sangat kontras dengan kehidupan glamor Aras. Bus itu akhirnya berhenti di sebuah halte dekat sebuah sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) yang tampak asri namun sederhana.
10626 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai tikar busa
Baca
+Pustaka
Pemuda Pemikat Gadis Desa

Pemuda Pemikat Gadis Desa

ucap Joko. "Ahh... ahh... iya. Aku pasti begitu," balas Bu Tika, dia tak menyangkalnya sama sekali. Tak berselang lama, Bu Tika memperlihatkan tanda-tanda mencapai puncak. Tubuh wanita itu mulai membusung, seperti busur yang di tarik. "Ahh... Jo, aku mau keluar!" teriak Bu Tika, sambil mendongakkan kepalanya, dan memejamkan matanya.
1063.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai tikar busa
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

tanya Baraka kepada Badai kelabu. Perempuan itu ingin menjawabnya, tapi lidahnya bagaikan kelu. Nyai Ratu Pekat yang menjelaskan pertanyaan itu, "Pusaka Tombak Kematian itu adalah sebuah tombak yang ujungnya terbuat dari taring babi hutan, alias taring genjik. Babi hutan itu adalah jelmaan dari tokoh sesat zaman dulu, yang berhasil dibunuh oleh Ki Jangkar Langit. Pusaka itu bisa dipakai membunuh orang satu pulau dengan hanya ditancapkan pada satu tanah. Tanah itu akan mengeluarkan gas beracun dan seluruh penghuni pulau itu akan mati. Apalagi jika ada angin besar, maka gas beracun itu pun bisa terbawa angin ke pulau lain dan menewaskan orang di tempat lain. Pusaka itu dapat menggegerkan orang
1028.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 820 kali sebagai tikar busa
Baca
+Pustaka
TIBA-TIBA DILAMAR

TIBA-TIBA DILAMAR

Nura mendelik lucu ke arah Reza. Reza mengetuk jarinya ke kemudi mobil ketika mendengarkan Nura bicara. Bagian udah punya pacar sedikit menyentil dirinya yang waktu itu memang mengaku sudah jadian dengan Tita, yang Nura juga mengenalnya karena pernah liburan bersama. Mereka juga dekat seperti dengan yang lainnya.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai tikar busa
Baca
+Pustaka
TARGETKU BOS MAFIA

TARGETKU BOS MAFIA

“Ka-“ BRAAKK!!! Tiba-tiba saja mobil tim Chasseurs ditabrak oleh sebuah mobil besar dari arah samping. Kebetulan mereka melewati persimpangan jalan. Mobil ini berguling berulang kali sampai akhirnya menubruk sebuah bangunan. Callista yang masih bisa melihat tampak kesakitan, hanya saja pandangannya buram sekali dan kepala yang terasa sakit. Dari kejauhan, dia mendengar beberapa orang berbicara. Callista mencoba untuk mencari sumber suara, tapi tidak sengaja dia melihat seseorang yang berdiri tidak jauh dari lokasi kejadian tampak tertawa. Wajahnya menyeringai dengan jelas sampai akhirnya Callista tidak sadarkan diri. Bersambung …
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai tikar busa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status