TERNYATA AKU YANG KEDUA
Namun, setelah mencermati setiap inci ruangan, Tari justru menemukan kantong plastik itu tak jauh dari pintu.
"Huh... Rasanya seperti sedang menjadi detektif," gumam Tari dengan napas lega. la kemudian membawa kantong plastik itu keluar, mengunci pintu, dan menyerahkan kunci kembali pada Nina.
"Sudah, Non?" tanya gadis itu dengan raut wajah penasaran.
"Sudah, ini barangnya barangnya." Tari menunjukan kantong plastik putih di tangannya. "Terima kasih ya, saya langsung pulang," ucap Tari seraya tersenyum simpul.
Hot Chapters