Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Detektif Janeta : Memburu Pembunuh Madu Tua

Detektif Janeta : Memburu Pembunuh Madu Tua

tanya Janeta ketika sampai di ambang pintu dapur yang memang terbuka akses ke taman. “Yang itu!” jawab Bik Imah sambil menunjuk sebuah kantong besar berwarna hitam yang berisi sampah. Janeta membawa kantong besar itu ke depan untuk di letakkan di bak sampah. Sebelum meninggalkan plastik sampah itu di sana, Janeta sedikit memeriksa isinya yang ternyata adalah piring-piring plastik dan gelas air mineral yang biasa di gunakan orang untuk kepentingan hajatan.
108.3K viewsCompletedAdded to Library 306 Times as tikar plastik
Read
+Library
Mari Berpisah, Aku Menyerah

Mari Berpisah, Aku Menyerah

Lora mengerutkan kening mengamati sebuah plastik klip yang di dalamnya ada plastik lagi berisi bubuk warna putih tulang. “Yakin kau menemukannya dari sana?” Adam mengangguk mantap. “Yakin, Mbak. Saya tadi sedang membuang sampah dapur ke belakang terus nemu barang itu. Sepertinya memang sengaja dibuang di sana.”
10212.3K viewsOngoingAdded to Library 4.9K Times as tikar plastik
Read
+Library
Benih Yang Ditinggalkan Kakak Ipar

Benih Yang Ditinggalkan Kakak Ipar

Dan hari ini, nasib benar-benar berpihak pada keburukannya—atau mungkin justru membuka pintu neraka yang selama ini tertutup rapat. Saat ia menunduk memeriksa keranjang sampah yang tersembunyi di balik lemari pakaian, tangannya tiba-tiba berhenti bergerak. Di antara tisu bekas dan kemasan permen, tergeletak sebuah benda plastik kecil yang bentuknya terlalu ia kenal. Dengan jari gemetar menahan rasa ingin tahu yang bercampur ketakutan, Tasya meraih benda itu. Ia mengangkatnya perlahan ke arah cahaya jendela.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as tikar plastik
Read
+Library
Mistake in Love (Bahasa Indonesia)

Mistake in Love (Bahasa Indonesia)

Mulai dari botol plastik, sterofoam bekas makanan, kaleng bir, botol bir, dan bahkan beberapa jarum suntik. Yeo Bin mengembuskan napas. Untuk penemuan benda yang terakhir mungkin nantinya akan dirapatkan dengan anggota komunitas, apakah penemuan ini akan dilaporkan ke pihak berwajib atau tidak. Wanita itu semakin giat menelusuri sisi pantai sampai netranya tidak sengaja menemukan bra. "Oh ya ampun, anak muda zaman sekarang," ujarnya dalam hati.
1010.4K viewsOngoingAdded to Library 393 Times as tikar plastik
Read
+Library
Akhirnya Aku Kembali

Akhirnya Aku Kembali

Siapapun yang melihat tali pada plastik itu, pasti sudah tahu jika plastik itu sudah siap untuk dibuang. Tapi Shen Yiyi masih sangat penasaran dengan isi di dalamnya, sehingga ia kemudian memutuskan untuk hanya mengintip sedikit saja. Hanya sedikit, tidak masalahkan?! Lalu dengan perlahan, Shen Yiyi mulai menarik tali pada plastik itu sedikit demi sedikit hingga tali itu terlepas dan menampilkan seonggok baju yang telah tercabik-cabik. "Oh. Hanya baju...", gumamnya kemudian. Saat ini, tentu saja Shen Yiyi sudah merasa lega karena berhasil mengobati rasa penasarannya itu.
9.8191.9K viewsOngoingAdded to Library 6.7K Times as tikar plastik
Read
+Library
Katanya, Aku Pelit

Katanya, Aku Pelit

Pantat kubawa berehat di atas kursi. *********** "A ... dek ...." Tiara harus sering dirayu biar makin sayang padaku. Kuangkat plastik hitam ke depan wajahnya. Dia yang masih duduk di sofa, langsung berdiri dan mengambil plastik berisi martabak dari tanganku, lalu menuju dapur. Aku ke kamar untuk menyalin baju.
4.1K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as tikar plastik
Read
+Library
Derita Istri Simpanan Pria Angkuh

Derita Istri Simpanan Pria Angkuh

Pria remaja itu memegang plastik berwarna hitam pekat di tangannya. "Untuk apa?" Arga Belum memahami fungsi plastik di tangan calon adik iparnya itu. "Untuk tampung muntah aku bang, bila mabuk," Fahri sedikit tersenyum malu mengatakan hal tersebut. "Iya silahkan," ucap Arga yang baru memahami maksud anak laki-laki itu. "Terima kasih ya Bang." Fahri begitu sangat senang ketika dirinya diizinkan membawa kantong plastik. Fahri tahu mobil yang akan naikkan nya merupakan mobil mahal, Fahri takut ia mengotori mobil tersebut.
1066.2K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as tikar plastik
Read
+Library
TERNYATA AKU YANG KEDUA

TERNYATA AKU YANG KEDUA

Namun, setelah mencermati setiap inci ruangan, Tari justru menemukan kantong plastik itu tak jauh dari pintu. "Huh... Rasanya seperti sedang menjadi detektif," gumam Tari dengan napas lega. la kemudian membawa kantong plastik itu keluar, mengunci pintu, dan menyerahkan kunci kembali pada Nina. "Sudah, Non?" tanya gadis itu dengan raut wajah penasaran. "Sudah, ini barangnya barangnya." Tari menunjukan kantong plastik putih di tangannya. "Terima kasih ya, saya langsung pulang," ucap Tari seraya tersenyum simpul.
6.0K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as tikar plastik
Read
+Library
SUAMI BERSAMA

SUAMI BERSAMA

“Nggak ada lagi yang bisa aku percaya selain kamu Ka, aku minta tolong banget ini Ka sebelum aku jadi gila.” “Jangan gitu, jangan beri beban dan tekanan yang teramat berat seperti ini!” “Ya terus siapa?” kataku dengan nada meninggi. “Ya makanya kita pikirin sama-sama Tari, sekarang kita pikir dulu gimana cara bawa keluarnya oke. Sekarang aku keluar dulu cari plastik buat bungkus si merah itu,” Sika lalu berdiri menuju pintu dan membukanya.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 47 Times as tikar plastik
Read
+Library
Simfoni Temaram Takdir

Simfoni Temaram Takdir

Yang lain adalah pistol berwarna hitam tetapi bahannya terbuat dari plastik. "Lhoh, pistol listriknya cuma dua. Yang lain ini apa? Masak pistol betulan? Nggak mungkin kan? Dari plastik pula." "Yang 2 air taser gun betulan, yang dua lagi pistol mainan buat latihan. Kamu pikir kamu bisa langsung nembak tepat sasaran?" "Oh ...." Kendrik mendekati Randu dan memeluknya. "Makasih Abang kusayang, aku cabut predikat polisi biadabnya."
105.1K viewsCompletedAdded to Library 192 Times as tikar plastik
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status