Dinikahi Mas Pandu
"Karena ucapan kamu bikin aku kesel, Zit, kamu nggak tau dilapangan kayak apa kejadiannya. Mau perusahaan kecil kek, besar kek, tetep aja ada hal-hal terkait manajemen yang 'nggak bener' walau kelihatannya bener. Di kantor udah nyebar berita perombakan manajemen itu bahkan, dari pusat, dan mereka lagi mau manfaatin orang-orang yang aku yang selalu mengiyakan apa yang mereka minta.
Tapi sekarang, ada kamu dan anak-anak yang jadi prioritas aku. Aku nggak mau kamu ikut aku ke mana-mana selama meriksa ke satu cabang ke cabang lainnya. Ingat, bukan audit keuangan, ya, audit manajemen juga perlu, dan aku nggak mau jadi bagian tim itu."
Pandu kembali makan, Zita hanya menatap tanpa mau berkomentar