Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Assalamualaikum, Ex-Husband!

Assalamualaikum, Ex-Husband!

"Mengigau sedang berada di tengah api. Ia muntah di kamar mandi, dan suhu tubuhnya dari empat puluh, sekarang empat puluh koma sembilan." Dokter memeriksa leherku. Meraba kelenjar yang ada di leherku. Biru menenangkanku. Aku seperti anak kecil yang diperiksa dokter. Dokter meraba bagian perutku, menekannya. Aku menjerit keras-keras. "Perutmu sakit? Apa kau habis makan sesuatu?" Aku tidak ingat. Sepertinya aku makan biasa-biasa saja. "Makan seafood, kemarin malam."
1020.6K viewsCompletedAdded to Library 513 Times as titik tempel koyo di perut
Read
+Library
Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Tili meyakinkan, tapi suaranya sendiri sudah bergetar. Tili ingin terus menyangkal, tapi telah terpandang olehnya perban yang membebat lengannya, juga rasa nyeri yang semakin menyebar. Nyata, rasa sakit yang saat ini menerpa tubuhnya adalah nyata. “Tapi itu …” Tili meraba perutnya, dan gundukan hangat itu tidak ada. Sekali lagi, Tili mengelus, dan tetap tidak ada. Perutnya rata, seolah tidak pernah ada apapun di sana.
1019.9K viewsCompletedAdded to Library 618 Times as titik tempel koyo di perut
Read
+Library
COWOK BERMATA DINGIN

COWOK BERMATA DINGIN

Perjalanan yang diperkirakan memakan waktu sekitar delapan jam kupergu akan untuk beristirahat selama dalam perjalanan. Tiba-tiba aku merasa perutku sangat sakit dan perih. "Aduuuhh.. perutku kok sakit dan perih sekaliii.." aku bergumam menahan sakit. "Kamu kenapa, Ayaa?" Tanya Indri yang duduk di sampingku. "Perutku tiba-tiba sakit, In." Kataku sembari menekan perutku yang sakit. "Kamu minum obat Antimo ini, yah!" Seru Indri cepat dan mengeluarkan Obat Antimo dari tasnya.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as titik tempel koyo di perut
Read
+Library
Rahim Penebus Dosa

Rahim Penebus Dosa

Dia lelaki yang teguh memegang komitmen. Jika di rumah aku hanya merasakan mual, pusing, dan nyeri di perut, sekarang ketika ditangani tim medis sakitku menyebar ke mana-mana; di lipatan tanganlah, di organ intimlah. Sakit itu berasal dari jarum infus, pengambilan sampel darah, dan pemasangan kateter di saluran kemih.
109.5K viewsOngoingAdded to Library 218 Times as titik tempel koyo di perut
Read
+Library
Mengejar Sekretaris Kaya

Mengejar Sekretaris Kaya

Untung saja efektif, saat diukur suhunya sudah turun menjadi 37,2 derajat. Cindy mencabut plester penurun demam di keningnya yang sudah terlalu lama dipakai dan meninggalkan bekas putih, Cindy menyentuhnya. Yogi membuka mata dan berkata dengan suara serak, "Sayang, makanlah sendiri, jangan sakit perut lagi." "Urus saja dirimu." Cindy menarik tangan, berjalan keluar kamar, berdiri di ruang tamu sebentar, mengambil ponsel dan turun untuk sarapan di restoran.
9.9161.4K viewsCompletedAdded to Library 5.5K Times as titik tempel koyo di perut
Show Reviews (96)
Read
+Library
Fiza Khoiryah
Nemu aplikasi ini dari iklan, langsung klik dan kecanduan. Aku cuma baca novel ini. Sekarang aku gelisah karena penasaran setiap bab-nya...sebagus ini dong kisahnya. Kalau boleh minta tolong Thor, minimal post 3 bab sehari bisa nggak? Aku bener2 frustrasi karena suka banget sama Cindy dan Yogi 🥹🥹🥹
septianayemima
Sebenarnya jln cerita sangat menarik & tdk tertebak. Tokoh2 yg ditampilkan jg memiliki karakter yg kuat. Tp, menurut saya akhir ceritanya sangat dipaksakan dan menyisakan pertanyaan2 lain yg belum terjawab, sehingga endingnya antiklimaks. Saya berharap ada versi lain cerita ini yg akan dikembangkan.
Read All Reviews
Mengandung Benih Bos Arogan

Mengandung Benih Bos Arogan

“Tunggu, Na. Aku lupa. Aku nggak bawa apa-apa kesini. Gimana dong?” Ditengah kepanikan Mahanta, Ziana tidak sengaja tertarik hingga keduanya jatuh diatas tempat tidur. Untung saja Ziana sempat menahan perutnya hingga tidak terbentur tubuh Mahanta. Pria itu semakin panik melihat Ziana memegangi perutnya. “Maaf, sayang. Kamu nggak apa-apa? Perutmu sakit?” “Pelan-pelan dong. Gimana kalau perutku terbentur?”
104.6K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as titik tempel koyo di perut
Read
+Library
Terikat Denganmu

Terikat Denganmu

Dari caranya berbicara, berjalan, bahkan cara ia bernafas pun tak luput dari pengamatan mereka. Semua diamati dengan teliti, dari hal terkecil, bahkan yang luput dari pandangan orang lain, mereka tahu. Saat bel istirahat pertama berbunyi, Kayulla merasakan perutnya mulai nyeri dan pinggangnya terasa berat. Ia tahu tanda itu, tamu bulanannya akan datang sebentar lagi. Tanpa banyak bicara, ia mengambil pouch kecil dari dalam tas, berniat pergi ke toilet.
316 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as titik tempel koyo di perut
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status