Janda Tapi Perawan
Aira berharap yang dia lakukan saat itu dapat mengurangi rasa sakit.
Namun, bukannya mereda, nyeri di bagian bawah perutnya malah semakin menjadi. "Aduh!" rintih Aira. Gemetar tubuhnya menahan sakit.
"Nona, Anda tidak apa-apa?" tanya seseorang yang tak Aira kenal. "Lihat, kakimu basah," ucapnya.
Spontan, Aira melihat ke bawah. Benar saja, sepatu kets kesayangannya sudah basah oleh cairan bening kekuningan. "Oh, tidak! Ini pasti air ketuban!" pekik Aira.