Pesan Nyasar Dari Sahabatku
Meisya Jasminekarena aku sayangchat minta maaf kepada pacarsahabat ku cintakulihat aku sayang
Dada ini sudah mengandung dongkol puluhan kilogram yang rasanya sudah ingin kumuntahkan.
“In, jangan ngeluh, dong. Aku juga kan, lagi usaha buat membahagiakanmu. Supaya keinginanmu tercapai untuk punya butik.” Bang Tama yang memiliki perawakan gemuk dan botak di bagian depan kepalanya tersebut langsung berjalan menujuku. Aku yang sudah berdiri dan hendak beranjak ke dapur, langsung dia peluk erat-erat. Perut buncit pria yang mengenakan kaus berkerah belang hitam-putih itu langsung menempel pada tubuhku. Bikin sesak saja ini si gendut!