Panglima Perang
"Sebelumnya aku mengucapkan terima kasih padamu, atas semua kebaikanmu pada istriku, namun untuk seterusnya kau tidak perlu khawatir dengan urusan keluargaku, sekarang kau sudah boleh pergi dari sini!"
Mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Adrian, baik itu Angel maupun Novi, keduanya melotot dan terdiam sejenak.
"OOhh,,, Ternyata si sampah tidak berguna yang menjadi tentara itu adalah dirimu ya?" Fajar sepertinya juga sedikit mengetahui tentang Adrian, dan juga Om Irfan yang mengangkatnya sebagai seorang menantu.
"Memang benar aku adalah seorang tentara, namun aku bukanlah sampah seperti yang kau katakan, sekarang kau bisa segera meninggalkan tempat ini!" jawab Adrian dengan datar dan d