Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Office Hour!

Office Hour!

Everything in Between - Andhin ft. Endah n Rhesa Dhito mengacak rambutnya sendiri. "Han, ini udah bulan keempat kita Loss. Lebih lama lagi dari ini, kita nggak akan bisa gaji karyawan. Buku-buku yang kita terbitin nggak ada yang best seller. Lo inget kapan ada terbitan kita yang best seller? 2 tahun yang lalu!"
2.7K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as tomorrow x together blue hour
Read
+Library
Forever Hours

Forever Hours

Kemungkinan ini, hanya kebetulan, kan? *** [ to be continue ] [1] Penggalan lirik milik Dan + Shay, Justin Bieber - 10,000 Hours.
3.6K viewsCompletedAdded to Library 81 Times as tomorrow x together blue hour
Read
+Library
The Blue Eyes

The Blue Eyes

Risty memulai makan tanpa berbicara lagi, sementara aku masih berpikir sejenak sebelum memajukan tubuh dan menyantap makanan. Lagu lama milik Andy Williams yang berjudul A Time For Us dilantunkan dengan merdu oleh vokalis band pengiring yang tampil live di tempat itu. Aku berhenti beraktivitas dan menoleh ke lantai dansa. Sesosok perempuan bergaun biru tua melenggang dari sisi kiri panggung bersama dengan seorang pria berjas gelap. Entah kenapa pandanganku tidak bisa teralihkan dan terus memandangi mereka yang meliuk-liukkan badan dengan gerakan pelan.
95.7K viewsCompletedAdded to Library 130 Times as tomorrow x together blue hour
Read
+Library
Blue Flame

Blue Flame

Tak terbaca, seperti patung marmer yang dipahat sempurna. Kulitnya pucat, putih seperti salju. Namun bukan dingin yang ia rasakan saat menatapnya. Melainkan matanya, Sepasang mata biru tenang, damai, aneh tapi menenangkan. Seperti langit musim semi di pagi hari. Ada kehangatan di tatapannya, kontras tajam dengan aura misterius dingin yang menyelimutinya. Namun pandangan Rohana perlahan turun ke sesuatu di lehernya. Dan napasnya langsung tercekat.
870 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as tomorrow x together blue hour
Read
+Library
Cahaya Biru

Cahaya Biru

Sore itu, cahaya matahari mulai redup saat Jeno dan Radit menghampiri aku dan Biru di parkiran sekolah. Semilir angin membawa kesegaran yang tampaknya mengundang nostalgia. "Bi, nanti malam datang ke basecamp ya? Udah lama kita nggak ngumpul," ucap Jeno dengan semangat yang terpancar dari sorot matanya.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as tomorrow x together blue hour
Read
+Library
The Blue Blood

The Blue Blood

Ken sudah serius dengan rotinya, sementara Tania masih menatapnya dari tempatnya duduk. Tania menghela nafas panjang, meraih cangkir tehnya dan menyesap teh itu perlahan-lahan. Ia lantas meletakkan kembali cangkir itu, menghela nafas panjang sesaat. “Besok ada acara kumpul di rumah Om Nizar.” Desisnya kemudian. “Oh yasudah besok kita kesana.”
9.8162.8K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as tomorrow x together blue hour
Show Reviews (62)
Read
+Library
Langit
sedih bener padahal tinggal nunggu season 2 aja malah hp rusak sekarang dah ada tapi harus ngulang dari awal padahal dah login pakek akun lama tetep harus dari awal.sedih banget padahalkan yang blue blood sama my cold doctor udah sampe selesai bacanya
Ratni Devi Oktavia
pokoknya prioritas utk dibaca. bonus dipake semua buat buka bab baru. ini karya ke 3 yg sy baca. salut utk author yg bikin kita ngerti byk ttg sekolah kedokteran. edukasi jg buat kita yg pengen anaknya di masa depan jadi dokter. semangat trs berkarya y mbak...
Read All Reviews
After Hours Bersama Tuan Direktur

After Hours Bersama Tuan Direktur

Elara tiba di bagian belakang The Grind sebelum jam buka. Udara dingin pagi hari yang biasa menusuk kulit, kini tak bisa ia rasakan sama sekali. Pikirannya penuh dengan espresso, noda hitam, dan nasibnya setelah ini. Ia hanya tidur selama dua jam semalam. Setiap kali ia mencoba memejamkan mata, ia melihat lagi kilatan mata Direktur L' Ambrosia saat kopi panas menyiram jasnya.
364 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as tomorrow x together blue hour
Read
+Library
Black Light

Black Light

Sosok hitam yang tak dapat dilihat mata telanjang itu benar-benar berhasil memanen kristal jiwa, seolah menyatu dengan asap dan udara dia memetik kristal-kristal jiwa bagaikan memetik anggur. "Huahahahahahahahhahahahahahahahahahahaha...ternyata ini sangat menyenangkan, Aku benar-benar menikmatinya" Meskipun tawanya menggema dengan keras, namun manusia biasa tak dapat mendengar ataupun melihatnya. Rue benar-benar sudah menjadi sang pencabut nyawa! HUAHAHAHAHAHAHAHAHHAHAHAHAHAHAHAHAHA
104.0K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as tomorrow x together blue hour
Read
+Library
Once in A Blue Moon

Once in A Blue Moon

****** "Cuaca hari ini hangat! Bagaimana kalau kita berjalan-jalan di taman?" ucap Lora membangunkan Bella. Lora khawatir melihat Bella yang selalu diam dan murung di kamar. Ini sudah hari ke tujuh Bella tidak keluar kamar. "Tidak.. aku ingin di kamar saja" ucap Bella pelan. "Ayo lah Nona... aku dengar bunga tulip di taman Gardenia sedang mekar"
2.1K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as tomorrow x together blue hour
Read
+Library
Terjebak di Ranjang CEO Kembar

Terjebak di Ranjang CEO Kembar

“Aku tau tempat itu. Pernah lihat di internet.” Keduanya menoleh saat mendengar suara Luna. “Kak Stef, ayo ke kamar. Aku dan Kak Kimmy mau maskeran bareng.” Stefhani membalas, “Oke. Sebentar, ya.” “Kalian tidur bertiga?” Blue mengerutkan kening. “Iya. Kenapa?” “Matilah aku!” Blue menepuk dahinya. “Berarti aku tidur bareng Grey dan Sky. Mereka itu kalau tidur nggak bisa diam. Rusuh!”
106.9K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as tomorrow x together blue hour
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status