Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Swing Partner

Swing Partner

14.20 Kantor Pusat Sawit Pertiwi CPO Co Tubuh sintalnya dibungkus blus kuning berbahan ringan dengan model sabrina. Memamerkan leher jenjang dan sebagain besar bahunya yang putih. Totebag bundar putih dengan gambar Pikachu edisi terbatas menggantung di bahunya. Langkahnya pasti menuju ke lift khusus eksekutif sebelum dihentikan oleh petugas.
794 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai topeng putih polos
Baca
+Pustaka
Pewaris Tunggal

Pewaris Tunggal

Benar-benar wajah polos tanpa polesan, kecuali bedak putih tipis. Pakaiannya pun khas wanita desa, hanya baju biasa yang sangat sederhana, bahkan agaknya tak pernah tersentuh setrikaan. Benar-benar potert desa terpencil yang tak kenal peradaban modern. Memasak pun pakai tungku dan kayu, tak ada listrik, kalau malam hari hanya pakai lampu teplok. Wanita muda yang menolongnya bertubuh mungil dan putih bersih, Prem taksir paling 160 cm tingginya. Bandingkan dengan tubuh Prem yang bertinggi 185 centemeteran.
9.9342.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.2K kali sebagai topeng putih polos
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
Kalyla Bailusy
sangat respeck dengan alur ceritanya, terlepA dari soal cerita pwrcintaan banyak hal positifvyang dapat dijadikan pelajaran pada prunsionya sangat care dengan ini, moga kelanjutnya segera myngkin terima kasih.
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

Paman Wangsa. Seperti biasa, Pria separuh baya bertampang gagah dan perlente dengan setelan Tuxedo Putih Hitam, tidak ketinggalan hiasan Topi Laken Pedora nya itu datang ketika Langit sedang mempersiapkan perlengkapan untuk keberangkatan menuju Akademi.
9.272.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai topeng putih polos
Baca
+Pustaka
Embrace Fate

Embrace Fate

Tak berbekas. Bagaimana tidak? Pria itu berdiri di sana, dengan tubuh polos, topless. Untuk bagian bawahnya, dia hanya menutupinya dengan balutan handuk putih di sekeliling pinggangnya. Lengan berotot pria itu terpampang jelas dengan kulit kecoklatan yang terlihat bagai kain yang tertarik ketat. Belum lagi perutnya yang kencang dan berkotak-kotak bagaikan roti sobek mengumpul di sana.
1032.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai topeng putih polos
Baca
+Pustaka
Topeng Si Suami Idaman

Topeng Si Suami Idaman

Muti yang menjadi salah satu orang yang bertanggung jawab atas pernikahan besar ini terlihat kewalahan melayani tamu serta beberapa masalah kecil yang timbul. "Bu, ada masalah." Seorang pria bertubuh tinggi memakai pakaian berwarna putih yang dipadukan dengan rompi hitam datang menghampiri Muti dengan wajah yang berkeringat dan napas ngos-ngosan. Muti mengerutkan kening dan menatap ke arahnya. "Ada masalah apa?" tanya Muti. Pria tersebut terlihat kesusahan untuk mengatur nafasnya. Muti membiarkannya untuk menarik nafas terlebih dahulu sebelum berbicara.
1023.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 813 kali sebagai topeng putih polos
Baca
+Pustaka
Arya Tumanggala 2

Arya Tumanggala 2

desis Tumanggala, lalu mengamat-amati lelaki satunya. Orang yang baru datang memang Paladhu. Bersamanya saat itu seorang lelaki berusia kisaran enam puluhan, berpakaian serba putih dengan ikat kepala juga berwarna putih. Rambut panjang lelaki itu sebagian besar mulai memutih, tampak berkibaran ditiup angin yang berembus dari arah bengawan di selatan. Kumis dan jenggotnya yang panjang menjela ke bawah.
1015.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai topeng putih polos
Baca
+Pustaka
Dendam Permaisuri yang Terbuang

Dendam Permaisuri yang Terbuang

Bayangan putih tadi bergerak cepat, sebuah tongkat memukul si penunggang kuda hingga jatuh. “Argh! Sakit!” teriak si penunggang kuda tersungkur. Kayana, Mang Damar, dan Petapa Bagaspati kompak menoleh ke arah sosok berpakaian putih yang terlihat mirip demit. Rambut panjang yang terlihat hampir seluruhnya memutih, berjalan menggunakan tongkat kayu, belum lagi pakaian putih itu terlihat samar dalam remang.
1025.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 525 kali sebagai topeng putih polos
Baca
+Pustaka
Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Sebuah kemeja dan celana panjang putih, diletakkannya di sebelah jas. Dalam kotak khusus, Lisa telah menyiapkan topeng putih yang sesuai dengan tema pesta. Topeng itu terbuat dari bahan ringan dan berhiaskan bulu yang lembut. Dengan hati-hati, Lisa meletakkan topeng itu di atas setelan jas.
1042.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 934 kali sebagai topeng putih polos
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Sophia Setiawan
cerita yang luar biasa serta akhir yg bahagia dan selalu menginspirasi.. makasih kak Indy karya karyamu selalu the Best. dan selalu menunggu karya karyamu selanjutnya. tetap sehat, semangat dan selalu bahagia..
Senja jingga
Suka novel ini. Aku jg suka cara penyampaian authornya. Bisa nyampe gitu perasaan tokohnya. Trs bahasanya jg bagus bgttt. Btw novel ini tuh tiap episode sllu bikin penasaran. Author update 3 bab atau 5 bab aja bikin ngerasa ga sabar mau baca lg wkwk saking nagihnya...
Baca Semua Ulasan
Kasih Putih

Kasih Putih

tanya Clarita dengan lembut dan sopan. [Tunggu saya di sana dan jangan kemana-mana!] Clarita hanya menggelengkan kepalanya pertanda bingung, siapa orang yang menelponnya ini? Kenapa tidak punya sopan santun sama sekali. Padahal Clarita menjawab dengan sopan menanyakan siapa penelpon itu. "Dasar tidak punya sopan santun," gumam Clarita geram.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai topeng putih polos
Baca
+Pustaka
TOPENG SANG MARCHIONES (Pengantin Pengganti Yang Liar)

TOPENG SANG MARCHIONES (Pengantin Pengganti Yang Liar)

Ruang makan itu dipenuhi cahaya pagi. Meja panjang berlapis taplak putih, peralatan makan tersusun rapi. Aroma teh hangat dan roti panggang memenuhi udara. Di ujung meja Shilla mengaduk buburnya kesal, terlihat beberapa kali mengetuk mangkuk porselen keras. “Hentikan Shilla, kau bisa menghancurkan mangkoknya,” tegur Miranda tegas. Shilla berhenti namun merespon teguran ibunya dengan merengut.
596 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai topeng putih polos
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status