Pernikahan Dadakan dengan CEO
“Setelah waktu berlalu lama, kamu akan merasa aku nggak bisa bantu kamu apa-apa. Kita juga nggak punya topik pembicaraan yang sama. Kamu bicara soal keuangan, saham, investasi. Aku sama sekali nggak tahu apa-apa soal itu semua. Pada saat kamu bawa aku acara kumpul-kumpul dengan temanmu, istri teman-temanmu bisa nimbrung obrolan kalian. Apa yang bisa aku bicarakan dengan kalian? Tanya kalian makan lauk apa, sup apa hari ini?”
“Kemudian, kamu akan merasa aku mempermalukan kamu, merasa aku nggak sebaik istri teman-temanmu. Karena mereka berasal dari keluarga yang sederajat. Mereka berada di level yang sama, dari lingkungan yang sama, jadi punya banyak pandangan, wawasan dan topik pembicaraan ya
Hot Chapters