Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Setelah Aku Mati dan Pergi, Target Penaklukanku Menjadi Gila

Setelah Aku Mati dan Pergi, Target Penaklukanku Menjadi Gila

Pada perjamuan akhir musim kemarau di istana, demi sang cinta sejatinya, Sang Putra Mahkota memulangkan semua selirnya. Saat yang lain menerima uang dengan riang gembira dan pulang untuk berkumpul bersama keluarga, aku justru tak punya tempat untuk kembali. Akhirnya, aku hanya bisa membawa seutas kain putih dan menggantung diri di depan gerbang Istana Pengasingan. Aku terlahir kembali, menjalani hidup sejak bayi di dunia ini, dan selama 21 tahun berusaha keras menaklukkan empat tokoh utama pria. Namun, pada akhirnya, misi terakhirku pun berakhir dengan kegagalan. Sistem berkata, asalkan tubuh ini mati, aku bisa pulang dan bersatu kembali dengan keluargaku yang sebenarnya. Tepat sebelum kesadaranku benar-benar lenyap, sayup-sayup aku mendengar suara seseorang yang berteriak memanggil namaku dengan penuh keputusasaan.
5.7K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 125 Vezes como toxic relationship
Ler
+Biblioteca
Musim Dingin Tanpa Claire

Musim Dingin Tanpa Claire

Ayah memilih sepasang anak kembar di pasar gelap untuk dijadikan budak bagi aku dan kakakku. Kakakku lebih dulu memilih sang kakak, bertubuh tinggi dan gagah, meninggalkanku dengan si adik yang sudah sekarat, si "bisu". Aku merasa kasihan padanya, maka aku membiarkannya tinggal di sisiku. Ia tidak bisa bicara, maka aku membawanya berobat ke mana-mana. Ia memiliki fobia kebersihan yang parah, maka aku menjaga jarak dengannya. Aku mengira semua itu akibat trauma yang pernah ia alami. Hingga suatu hari, musuh ayah menculik aku dan kakakku. Ia justru meninggalkanku, tanpa ragu memilih mati untuk melindungi kakakku dari tembakan. Menjelang ajal, untuk pertama kalinya ia membuka mulut, dengan mata memerah ia berkata pada kakakku, "Akhirnya, kamu bisa melihatku." Sedangkan kepadaku, ia berkata, "Di kehidupan selanjutnya, tolong jangan pilih aku." Barulah aku sadar, ternyata ia bukan bisu, dan juga tidak memiliki fobia kebersihan. Apa yang disebut "bisu" dan "fobia kebersihan" hanya ditujukan kepadaku.. Saat membuka mata lagi, aku kembali ke hari pemilihan budak. Kali ini, aku mengabulkan permintaannya.
8.2K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 310 Vezes como toxic relationship
Ler
+Biblioteca
Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Saat aku berusia tujuh tahun, wanita cantik yang dibawa pulang oleh ayahku memberiku sekotak mangga. Hari itu, sambil melihatku menyantap mangga dengan lahapnya, ibuku membubuhkan tanda tangannya di atas surat cerai, lalu melompat dari gedung untuk mengakhiri hidupnya. Sejak saat itu, mangga menjadi mimpi burukku seumur hidup. Oleh karena itu, di hari pernikahan kami, aku berkata kepada suamiku, Edwin Faresta, "Kalau suatu saat kamu mau cerai, kasih saja aku buah mangga." Suamiku memelukku tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Namun, sejak saat itu, mangga juga menjadi hal yang tabu bagi dirinya. Pada malam Natal di tahun kelima pernikahan kami, teman masa kecil suamiku meletakkan sebuah mangga di atas meja kerjanya. Hari itu juga, suamiku mengumumkan pemutusan hubungan dengan teman masa kecilnya, Rani Delana dan memecat Rani dari perusahaan. Pada hari itu, aku merasa bahwa dialah pria yang memang sudah ditakdirkan untukku. Hingga setengah tahun kemudian, aku kembali dari luar negeri setelah berhasil menegosiasikan kontrak kerja sama senilai dua triliun. Di pesta perayaan itu, suamiku menyodorkan segelas minuman kepadaku. Setelah aku meminum setengahnya, teman masa kecil suamiku, yaitu wanita yang dulu diusirnya dari perusahaan itu, berdiri di belakangku dan bertanya sambil menyeringai, "Apa jus mangganya enak?" Dengan wajah penuh rasa tidak percaya, aku menoleh ke arah Edwin, suamiku. Namun, Edwin justru menahan tawa dan berkata, "Jangan marah ya. Rani bersikeras memintaku untuk mengerjaimu sedikit." "Aku kan nggak kasih kamu buah mangga. Aku cuma kasih kamu sebotol jus mangga saja." "Lagi pula, menurutku Rani benar. Kamu nggak mau makan mangga itu cuma karena kamu banyak tingkah aja." "Lihat sendiri, 'kan? Tadi kamu meminumnya dengan sangat senang." Wajahku langsung menjadi dingin. Aku mengangkat tangan dan menyiramkan sisa jus mangga itu ke wajah pria itu, lalu berbalik pergi. Ada beberapa hal yang selamanya tidak akan pernah menjadi bahan candaan. Mangga bukan sekadar lelucon dan niatku untuk bercerai juga bukan candaan.
12.7K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 470 Vezes como toxic relationship
Ler
+Biblioteca
Kebahagiaan yang Pernah Kusimpan

Kebahagiaan yang Pernah Kusimpan

Gosip paling menghebohkan tahun ini di Universitas Jido adalah video malam pertama Arlena yang diunggah ke grup kampus. Video itu direkam di suite presiden sebuah hotel bintang lima. Arlena tampak tanpa sehelai benang pun, ditekan oleh seorang pria yang jauh lebih tinggi darinya di depan jendela besar... Suara desahan dan hentakan terus menggema tanpa henti...
28.1K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 813 Vezes como toxic relationship
Ler
+Biblioteca
Tujuh Hari Pembalasan Dendam Sang Istri

Tujuh Hari Pembalasan Dendam Sang Istri

Pada malam saat Nash sedang berkencan dengan selingkuhannya, Quinn meninggal dunia secara tragis. Raja Neraka memberinya waktu tujuh hari untuk kembali ke dunia demi menuntaskan keinginannya. Quinn hanya memiliki satu permintaan. Bercerai dengan Nash, mengakhiri semua hubungan di masa lalu. Mau itu hidup ataupun mati, dia berharap mereka tidak pernah bertemu lagi.
8.962.9K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 1.6K Vezes como toxic relationship
Ler
+Biblioteca
Yang Tersisa Hanyalah Kenangan

Yang Tersisa Hanyalah Kenangan

Pada tahun kelima pertunanganku dengan Gavin, ketika kami sudah berencana untuk menikah, cinta pertamanya kembali. Semua janjinya padaku tidak lagi berlaku. Demi cinta pertamanya, dia merasa muak pada setiap tindakanku. Aku sadar bahwa aku tidak berarti apa-apa di hadapan cinta pertamanya. Aku yang merasa lelah pun memutuskan untuk menyerah dan merestui mereka. Aku juga sepenuhnya menghilang dari kehidupan Gavin. Namun, dia menyesali perbuatannya dan mencariku sambil menangis ....
12.0K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 240 Vezes como toxic relationship
Ler
+Biblioteca
Cinta Datang Di Saat Kumenemukan Penggantinya

Cinta Datang Di Saat Kumenemukan Penggantinya

Suamiku tidak mencintaiku, apalagi mencintai putri kami. Selama enam tahun sejak putri kami lahir, dia bahkan belum pernah menggendongnya sekali pun. Dokter bilang, dia mengidap gangguan emosi. Bukan karena tidak peduli, hanya saja dia tidak tahu cara mengekspresikannya. Namun hari itu, saat wanita yang pernah dia cintai kembali, untuk pertama kalinya suamiku tersenyum pada kami. Bahkan di luar kebiasaannya, dia membawa hadiah untuk putri kami. Aku pikir, mungkin dia akhirnya sadar dan berubah. Sampai aku dan putri kami melihat foto yang jadi layar kunci di ponselnya. Di foto itu, dia tersenyum lebar. Satu tangannya memeluk gadis kecil yang giginya ompong, tangan lainnya menggenggam wanita yang pernah dia cintai. Putriku menggenggam tanganku erat dan matanya mulai memerah. "Ma, apa kita harus pergi dari sini?" bisiknya pelan. "Boleh nggak kita kasih Papa tiga kesempatan terakhir saja? Kalau setelah itu Papa tetap nggak mau sama kita ... ya sudah, kita pergi saja."
12.7K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 419 Vezes como toxic relationship
Ler
+Biblioteca
Cinta Tak Sehebat Robot

Cinta Tak Sehebat Robot

Di hari jadi pernikahan kami, suamiku yang tidak pernah menyentuh dapur, tiba-tiba menyiapkan satu meja penuh hidangan. Setiap kali aku mencicipi satu suapan, Evan Sibana selalu bertanya dengan detail dan mencatatnya dengan serius. Di tengah-tengah itu, dia masuk ke kamar untuk menerima telepon. Itu nada dering khusus untuk asistennya, Kamila Lumban. Aku pun asal mengambil buku catatan yang dia tinggalkan di meja. Namun, aku mendapati halaman-halamannya dipenuhi catatan rapat yang sama sekali tidak ada hubungannya denganku. [Buncisnya agak mentah, Kamila harusnya nggak suka.] [Jamurnya agak keasinan, saat masak untuk Kamila nanti, ingat untuk mengurangi garam.] [Daging kambingnya terlalu perengus, saat masak untuk Kamila nanti, ganti dengan daging sapi saja.] Suamiku kembali dan hendak mengambil bukunya, tetapi dia langsung melihat apa yang sedang kulakukan. "Jenny Igmava, kamu benar-benar nggak punya sopan santun. Memangnya aku mengizinkanmu menyentuh barangku?" Baru saja aku hendak membuka mulut, kepalaku mendadak sakit luar biasa. Bayangan suamiku di hadapanku mulai berbayang. "Evan, aku merasa nggak enak badan, sepertinya karena buncis tadi belum matang ...." "Kalau begitu, aku harus cepat-cepat mencatatnya. Jadi saat masak untuk Kamila nanti, aku harus menumisnya lebih lama." Evan sama sekali tidak memedulikanku. Sambil terus menulis di bukunya, dia bergegas berjalan ke arah pintu. "Aku pergi keluar sebentar. Daya tahan tubuhmu, 'kan, bagus. Kalau merasa nggak enak badan, minum obat saja yang banyak." Sebelum pingsan, aku menelepon suamiku sekali lagi. Namun, dari seberang telepon hanya terdengar suaranya yang tidak sabaran. "Masalah sepele begini saja diributkan? Apa kamu mau mati? Kalau sudah mati, baru telepon aku lagi!" Evan, aku tidak akan pernah mencarimu lagi!
2.2K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 60 Vezes como toxic relationship
Ler
+Biblioteca
Cintanya Berlabuh Pada Penggantiku

Cintanya Berlabuh Pada Penggantiku

Aku adalah cinta pertama Warren, tetapi dia justru jatuh cinta pada penggantiku. Menjelang hari pernikahan, aku menemukan ponselnya dipenuhi dengan foto gadis itu. Gadis itu punya 70 sampai 80% kemiripan denganku, tampak polos dan ceria. Aku tidak ragu, langsung menyerahkan ponsel itu kepadanya. "Pernikahan kita masih jadi?" Warren terdiam lama, lalu menghapus kontak wanita itu di depanku. "Thalia, aku akui pernah tergoda padanya, tapi itu hanya karena dia mirip kamu." Demi dia, aku melawan keluargaku selama tiga tahun. Sekarang, untuk menyerah pun aku tak sanggup. Maka upacara pernikahan tetap berlangsung seperti biasa. Saat dia menerimaku dari tangan ayahku, dia bahkan menangis tersedu-sedu. Namun, tepat saat pertukaran cincin, dia menerima sebuah undangan pernikahan. [ Selamat atas pernikahanmu. Semoga kita sama-sama bahagia dengan pernikahan kita. ] Warren langsung panik, melepaskan tanganku, dan berlari pergi. Aku berdiri di belakangnya, berkata dengan tenang, "Warren, kalau kamu berani pergi, hubungan kita berakhir." Dia ragu satu detik, tetapi tetap meninggalkanku di hadapan semua tamu.
1.0K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 33 Vezes como toxic relationship
Ler
+Biblioteca
Anakku Dikurung Hanya Karena Mau Makan Kue

Anakku Dikurung Hanya Karena Mau Makan Kue

Di hari ulang tahun anak dari Kakak Ipar john yang sudah menjanda, Peter, anak kami tak sengaja makan satu suapan kue lebih awal. John meledak marah. Dia langsung melempar putra kami ke dalam ruang bawah tanah. “Kok kamu selalu mau merebut dari Leo? Bahkan di hari ulang tahunnya pun, kamu juga membuatnya menangis! Hanya gara-gara sepotong kue, emangnya kamu itu setan kelaparan?” Kemudian, dia melakban mulut Peter rapat-rapat. “Diam di sini dan renungkan kesalahanmu! Tiga hari kemudian baru boleh keluar!” Ruang bawah tanah itu gelap gulita tanpa setitik cahaya pun, bahkan sering ada laba-laba beracun. Peter tak akan sanggup bertahan meski hanya setengah hari di sana. Aku menangis tersedu-sedu, memohon padanya untuk memaafkan Peter, tapi John sama sekali tak bergeming. “Trik apalagi yang mau kamu mainkan? Sudah berapa kali kubilang, Kakak Ipar membesarkan anaknya sendirian itu nggak mudah. Aku meminta kamu lebih pengertian, tapi bukannya nurut, kamu malah makin menjadi-jadi menindas mereka!” Aku berlutut dan mencengkeram ujung celananya, berjanji bahwa setelah ini kami akan benar-benar menghilang dari hadapan mereka, asalkan dia mau melepaskan Peter. John menyentakkan kakinya hingga peganganku terlepas, lalu menendangku sampai tersungkur. Dia berkata dengan dingin, “Kalau kamu memang nggak bisa jauh-jauh dari Peter, sana ikut merenungkan diri bersamanya! Tiga hari lagi, aku akan mengantar Kakak Ipar dan anaknya keluar negeri. Kalian baru boleh keluar setelah benar-benar tak bisa menindas mereka lagi.” Setelah mengantar Kakak Ipar dan anaknya keluar negeri untuk menikmati hidup, akhirnya John teringat padaku dan Peter. Namun, saat dia sudah memilihkan kado dan hendak menjemput kami, dia malah menerima telepon dari asistennya. “Nyonya dan Tuan Muda … sudah hilang!”
1.5K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 45 Vezes como toxic relationship
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
2829303132
...
50
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status