Tukang Pijat Super
Tempat ini tampaknya lebih aman—tidak ada preman yang menguasai wilayah ini, setidaknya sejauh pengamatannya.
Juned lalu mengeluarkan kertas yang tadi ia lipat, membukanya kembali, dan menempelkannya di tiang lampu taman dengan sedikit harapan.
“JASA PIJAT. KELUHAN PEGAL-PEGAL, MASUK ANGIN, DAN LELAH. HUBUNGI: JUNED”
Setelah memastikan tulisannya terbaca jelas, Juned duduk di bangku taman menunggu pelanggan. Beberapa orang melirik ke arahnya, tapi belum ada yang menghampiri.