Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

jelas Asgar. “Benar juga, tapi aksara jenis apa itu? Mengapa aku tidak bisa membacanya,” ungkap Lintang. “Aku juga, kakang, banyak kitab di perpustakaan kerajaan Halimun Putih namun tidak ada tulisan seperti ini,” ungkap Anantari. “Kwii, kwii, kwii,” ungkap Limo. “Hahaha, itu memang merupakan aksara peradaban kuno, kalian tentu tidak akan dapat membaca-nya, ayo kita baca, aku sedikit mengerti huruf-huruf itu,” seru Asgar.
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 417 kali sebagai tulisan aksara batak
Baca
+Pustaka
Dilamar Adiknya, Dinikahi Kakaknya

Dilamar Adiknya, Dinikahi Kakaknya

“Saya ngerasa nggak punya hak buat mikirin sejauh itu.” Tanisha menghela napas panjang. Ia menatap bayi itu sekali lagi, jari-jarinya menyentuh pipi kecil yang hangat, lalu berkata pelan, namun tegas, “Namanya Aksara Mahadewa.” Langit mengangkat kepala. “Aksara?” ulangnya, seperti mencicipi kata itu. “Iya,” jawab Tanisha. “Artinya jejak. Tulisan. Bukti bahwa dia pernah ada dan akan selalu ada.”
9.75.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai tulisan aksara batak
Baca
+Pustaka
REINKARNASI PENGENDALI WAKTU TERAKHIR

REINKARNASI PENGENDALI WAKTU TERAKHIR

Tatapannya beralih ke dinding batu raksasa yang dipenuhi aksara kuno. "sebagai ucapan terimakasih aku akan memberitahumu isi tulisan itu." Aku dan Lira langsung menoleh. Untuk pertama kalinya sejak bertemu, ekspresi Sera terlihat serius. Ia melangkah mendekati dinding batu. Kemudian mengangkat tangannya. "Aksara ini menggunakan bahasa kuno Batak." Jarinya menyentuh ukiran yang telah berusia ratusan tahun.
10523 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai tulisan aksara batak
Baca
+Pustaka
Kala Cinta Menyapa

Kala Cinta Menyapa

Ells tidak bisa membaca tulisan itu. “Sekadar catatan.” Dia menulis dengan aksara sanskrit. Hanacaraka. Berbahasa jawa. “Catatan apa?” “Kau tidak bisa membacanya?” Airlangga menoleh ke arah Ells. Tersenyum sambil mengecup dahi Ells. “Tidak.” “Kau hanya bisa membaca dan menulis dengan aksara latin.” Mendengus jengkel. “Kau pun tak bisa menulis dengan aksara itu, bahkan menulis namamu.” Ells meraih pena itu. Mengambil lembar kertas yang baru. Lalu menulis namanya.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai tulisan aksara batak
Baca
+Pustaka
Claudia's Gift Shop

Claudia's Gift Shop

kata Claudia. Tanpa banyak basa-basi lagi arkeolog itu mengeluarkan buku catatannya. Ia membolak-balik halaman buku itu sampai berhenti pada halaman yang dicarinya. Kemudian, ia menunjukkan halaman itu pada Claudia. Di sana tertulis sebuah kalimat dalam aksara asing. “Apa kamu bisa membaca tulisan ini?” tanya Arkeolog itu. Mata Claudia membulat melihat halaman itu, sedikit terkejut dengan kalimat yang tertulis di sana. “Dari mana paman mendapat tulisan itu?” tanya Claudia.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai tulisan aksara batak
Baca
+Pustaka
Suamiku Doyan Selingkuh

Suamiku Doyan Selingkuh

bohong Aksa. “Pinter mulut kau berbohong, ya! Aku tau lah, ya kalau anak kelas sembilan itu pulangnya lebih sore. Mereka mau belajar untuk kelulusan,” jawab cowok di belakang cowok pertama. Cara bicaranya khas logat Batak. “Ada apa ini?!” Tiba-tiba Pak Akbar muncul di sana bersamaan dengan Efa yang sampai di samping Aksa.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai tulisan aksara batak
Baca
+Pustaka
Anathema: Back to the Past

Anathema: Back to the Past

"Entah, ayo kita obrak-abrik lagi, siapa tau kita dapat apa-apa." Fanny dan Rani mengobrak-abrik lemari, di ujung lemari terdapat sebuah batu besar yang terukir sesuatu di atasnya. Rani membawanya karena begitu penasaran, batu itu terukir sebuah tulisan aksara sunda yang sangat sulit untuk dibaca. "Ini tulisannya apa, Ran? Lo kan pinter kalo ada materi tentang aksara sunda di school." "Wait, tulisannya bikin pusing."
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai tulisan aksara batak
Baca
+Pustaka
Jadul Tapi Mantul

Jadul Tapi Mantul

kata Bang Parlin dalam bahasa Batak , aku sudah lama mengerti bahasa Batak, cuma berbicara agak sulit. "Mereka pakai bahasa mereka, kita pakai bahasa kita," kata Bang Parlin lagi. Masih dalam bahasa Batak. Aku jadi tertawa ngakak. Memang si Johan ini pandai, dia tak bahas Butet sampai orang tuanya datang. "Saya tertarik agama dan ilmu itu bukan modus, Pak, saya memang tertarik, tapi tertarik dengan Butet lebih serius, makanya saya ajak orang tua saya," Kata Johan.
1080.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai tulisan aksara batak
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

“Kenapa Mas Atha marah? Ara bikin salah apa?” “Ala… betatak towel Mas Atha.” Kening Arjuna mengernyit. ‘Betatak, kata dari planet mana itu?’ Pikir Arjuna. Melihat kebingungan di mata Arjuna, Cakra terkekeh. “Ara jahil ya sama Mas Atha?” Ara mengangguk pelan. “Mas Atha bikin towel, telus Ala tambah satu balok… telus betatak deh. Mas Atha malah."
9.99.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai tulisan aksara batak
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
UmiLily
Cerita yang diawali konflik berat, tapi dibacanya tetap terasa ringan. Bahasanya ngalir meskipun ada beberapa typo. Salah satu bacaan on going yang menemani hari-hariku belakangan ini. Semangat nulis ya Kak An
LilyAnnie
Alhamdulillah sudah tamat. Terima kasih buat kalian yang sudah membersamai cerita ini selama beberapa bulan. terima kasih untuk segala dukungannya dan mohon maaf bila banyak kurangnya ya ... sampai jumpa di tulisan saya berukut
Baca Semua Ulasan
Story Adik Iparku di Akad Nikah Suamiku

Story Adik Iparku di Akad Nikah Suamiku

ucapku, mendatangi penjual yang sedang membungkus nasi pesanan pelanggan. Aku memesan tiga piring nasi dengan berbagai lauk khas orang Batak, yaitu arsik ikan mas, daun ubi tumbuk, sambal teri Medan dan sambal tuk tuk favoritku. Aku selalu makan ke sini setiap kali merindukan masakan mamak. Rasanya sukses menggoyang lidah kampungan milikku, apalagi diiringi dengan musik Gondang dari sebuah speaker yang menempel di dinding. “Kok, kalian diam saja? Makan, dong!”
1028.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai tulisan aksara batak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status