Penungguan Berakhir Pahit
Saat itu, Bryan mengira syal itu norak dan membuangnya ke tong sampah.
Sekarang, Bryan telah kehilangan selamanya sosok gadis yang selalu begadang sepanjang malam demi merajut syal untuknya.
Tanpa disadari, Bryan tiba di tepi parit. Saat memikirkan kembali hidupnya, rasanya seperti kegagalan total.
"Bagaimana kalau kuakhiri saja begini?"
Bryan memejamkan mata dan mengerahkan seluruh tenaganya untuk berguling keluar dari kursi roda. Air sungai yang dingin menusuk langsung mengalir masuk dari mulut dan hidungnya.