Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
O, Yang Mulia!

O, Yang Mulia!

[Anda ingin menggunakan mode suara? "Apa!? Jadi selama ini kau bisa memahami kata-kataku? Kenapa tidak berbuat apa-apa saat aku menjerit-jerit kebingunan tadi?!" [Maaf. Saya tidak bisa mengetahui isi pikiran Anda. Harap suarakan dengan jelas keinginan Anda.] O menepuk dahinya lagi. Tulisan-tulisan yang memenuhi bidang pandangannya itu membuatnya kesal. Ia bahkan tidak punya otak untuk bisa merasakan emosi.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 106 Times as efek suara dalam tulisan
Read
+Library
Hear Me

Hear Me

Jeff berjalan perlahan tanpa suara, sesekali juga dia memanggil Mama nya, namun tetap sama, tidak ada sahutan sama sekali. "Ahhh... Ahh... Ahhhh.... Eunghh... Shhhh... Ahhhh...Eumhhhh... Mas... Ahhhh." Semakin dekat langkah kaki Jeff, suara itu semakin jelas sampai membuat nya mengeluarkan keringat dingin. "Itu suara apa, seperti suara tepuk tangan, tapi kenapa ada yang kesakitan?" Jeff kecil bermonolog, mempertanyakan suara tersebut. "Aaahhh... Shhh... Mas... Eunghh, lebih ker--Ahhhhsshhh... Eunghh... Eummm Iya... Mas, ahhh, iya ahh seperti it... Aahh... Uhhh... Eunghhh."
3.1K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as efek suara dalam tulisan
Read
+Library
Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

“Lihat. Ada sesuatu di sana.” Rafael mengangguk. “Kita cek.” Langkah mereka makin cepat. Semakin dekat dengan kabut, semakin jelas terdengar suara samar seperti bisikan. Bukan suara angin, melainkan suara-suara yang terlalu mirip manusia. Alura menggigil. Kata-kata itu tidak jelas, tapi nada lirihnya menusuk telinga, membuat bulu kuduk berdiri.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as efek suara dalam tulisan
Read
+Library
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“Juna, ada yang aneh. Beberapa orang di bawah sana… mulai mendengar suara-suara yang tidak bisa dijelaskan.” Ratih menatapnya khawatir. “Suara seperti apa?” Raksa menatap mereka satu per satu. “Suara dari dalam diri mereka sendiri. Ada yang menangis tanpa sebab, ada yang tertawa tiba-tiba, ada pula yang berteriak karena katanya, bumi berbicara terlalu keras.” Larisa menatap Arjuna, wajahnya cemas. “Apakah ini… efek dari rasa yang bangkit?”
101.5K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as efek suara dalam tulisan
Read
+Library
Miliknya Di Antara Dua Dunia

Miliknya Di Antara Dua Dunia

Hanya satu lirikan tenang, seolah Kael hanyalah catatan pinggir yang bisa diputuskan apakah layak disertakan atau dibuang. --- Suara yang Menggores Ketika ia berbicara, suaranya bukan suara biasa. Bukan gema, bukan raungan, tapi bunyi goresan pena di kertas. Setiap kata terdengar seperti tinta yang menetes, garis yang memanjang. > “Kalian… hanyalah huruf-huruf. Aku adalah kalimat.” Langit terbelah, huruf-huruf liar yang berhamburan dari para penulis bayangan runtuh ke tanah, membeku, patah jadi debu.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as efek suara dalam tulisan
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Ia menekan tombol rana. Cekrek. Suara klik itu bergema di seluruh hutan, menyatu dengan suara air sungai dan desir angin. Gema itu tidak berhenti di sana; ia terus menjalar ke kota-kota besar, masuk ke dalam mimpi-mimpi para penulis muda, dan membekas di lensa-lensa para pemimpi.
902 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as efek suara dalam tulisan
Read
+Library
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

lebih berat setengah oktaf. Inez mengonfirmasi cepat: spectrogram wawancara palsu menunjukkan formant yang ditarik, room tone seperti kain sintetis, dan head movement tidak selaras dengan voice envelope. “Ini buatan,” katanya. Laila menarik garis: jangan thread panjang, cukup rujukan Museum Dokumen dan “Komik Data—Suara”. IR mengirim note ke analis: “Penurunan kebisingan di kanal resmi tetap target; jangan pindah ke arena lawan.”
1.5K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as efek suara dalam tulisan
Read
+Library
lantai tiga belas

lantai tiga belas

“Jangan percaya suara itu sembarangan. Itu bisa bukan dia…” Tapi suara itu terdengar lagi. Kali ini jelas—terisak. > “Aku nggak kuat… Tapi aku nggak mau kamu sedih, Sin…” Liontin Sinta makin terang, dan perlahan membentuk cahaya kecil yang melayang ke udara, memutar… lalu jatuh tepat di atas buku yang terbuka. Tulisan baru muncul di sana, seolah-olah tinta tak terlihat tiba-tiba menampakkan dirinya:
1.3K viewsCompletedAdded to Library 33 Times as efek suara dalam tulisan
Read
+Library
Penghuni

Penghuni

Aroma itu merayap keluar dari celah pintu, mengalir di udara, dan menyergap hidung kami, membuat perutku seketika mual. Lalu, suaranya. "Kiikikik… Kiikikik…" Tawa itu lagi. Bukan tawa kuntilanak yang melengking seperti yang diputar Mira. Ini lebih rendah, serak, seperti suara kuda tercekik yang bergema dari dasar sumur. Itu adalah suara yang keluar dari mulut Mira saat ia kesurupan. Suara asli dari makhluk yang kini bermain-main dengan kami.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 28 Times as efek suara dalam tulisan
Read
+Library
JERAT PESUGIHAN

JERAT PESUGIHAN

tantang ku kata-kata jangan suara wanita tertawa melengking. Suara tawa ini sama seperti suara kuntil*nak yang sering terdengar di sebuah film. Dada aku baru gemuruh cepat, membuat keringat mulai membanjiri wajahku.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as efek suara dalam tulisan
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status