Rintihan Di Ruang Kerja Suamiku
00 sore,
Aku sedang asyik menyemprot tanaman dan merapikan batang-batang tumbuhan di sekitar pekarangan rumah saat Niken tiba-tiba sudah hadir di belakangku.
"Permisi!" Kalimatnya langsung membuatku membalikkan badan dan meletakkan gunting.
"Kau?"
"Aku yakin Mbak sangat tidak suka saya datang kemari, tapi, saya datang ke sini Untuk mengantarkan undangan pernikahan." Wanita itu menyuburkan secara undangan berwarna pink dengan senyum jahat.
Aku menerima kertas itu dari tangannya dengan tenang.
"Pesta kami akan berlangsung dengan privat dan intimate, hanya kepada keluarga dan orang-orang terdekat saja. Aku harap kamu merasa dihargai karena diundang sebagai orang yang terdekat," ujarnya dengan s
인기 회차