Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DALAM DEKAP DERITA

DALAM DEKAP DERITA

tanya perempuan itu lugas. “Iya Bu, rencananya begitu,” jawab Tatu dengan menutup matanya jengah, ia hirup napas dalam-dalam. “Loh kok rencananya. Bukannya udah to?” lanjut Bu Tejo semakin mencerca.
107.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai tumbu oleh tutup tegese
Baca
+Pustaka
Tumbal Pernikahan

Tumbal Pernikahan

Dia hanya ingin tahu, lelaki seperti apa yang sudah membuat Shadam begitu memujanya sehingga membandingkannya dengan Daejung yang selama ini begitu sempurna di mata bocah berumur tujuh tahun tersebut. "oke, aku akan cerita sedikit saja soal dia, tapi aku nggak akan bilang siapa namanya," ujar Daejung bernegosiasi. "Kenapa sih nggak bilang langsung aja namanya siapa. Kenapa juga harus buat teka-teki segala," dumel Amanda dan mulai melanjutkan acara memasaknya. "Kan aku udah bilang kalau ini rahasia, jadi kamu harus sabar."
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai tumbu oleh tutup tegese
Baca
+Pustaka
Di Tepi Tebing

Di Tepi Tebing

kata Lontar kasar. “Kenapa abang membantuku? bukankah abang musuh suamiku.” Aku sedikit memberi tekanan pada lelaki ini, tersinggung juga melihat sikapnya. Jangan sampai aku masuk kandang Buaya lepas ke kandang Singa. (seperti kata netizen) “Aku tidak membantumu, kalo bukan karena bu Ita yang sudah banyak berjasa, enggan rasanya hari ini aku disini”
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai tumbu oleh tutup tegese
Baca
+Pustaka
TEH ... AKU DI SINI

TEH ... AKU DI SINI

Beberapa asisten rumah tangga berkumpul dan seperti biasa, sambil memilah sayur mayur, celetukan demi celetukan mulai bersahutan. ”Eh, tau nggak, di hutan deket perumahan sini ada mayat mati di sumur.” Tuti berujar membuka percakapan, membuat satu dan yang lainnya mulai menyimak. ”Oh, yang katanya kepala sampai dada dimasukkan linggis?” timpal Septi.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai tumbu oleh tutup tegese
Baca
+Pustaka
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

sahut wanita yang asik memasukkan buah dalam kotak snack. "Tumbu oleh tutup bagaimana to, Bu?" sahut konakan Rio. "Ck! Begini anak sekarang, Tumbu adalah tempat untuk mewadahi sesuau misalnya beras atau terkadang juga nasi, yang berasal dari anyaman bambu. Oleh tutup artinya mendapat tutup yang pas untuknya. Antara tumbu dengan tutup terdapat perbedaan tetapi dapat pas menutupi. Supaya bisa menutupi tentu luas lingkarnya berbeda. Bentuknyapun berbeda. Bahkan bahannyapun bisa berbeda. Memang terdapat perbedaan namun para sepuh mengingatkan kita agar kita jangan terlalu mempermasalahkan perbedaan.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 534 kali sebagai tumbu oleh tutup tegese
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Baca Semua Ulasan
PENGENDALI ANGIN PETIR

PENGENDALI ANGIN PETIR

jelas Ki Teja Maruta. Ki Teja Maruta memberikan contoh dengan melemparkan beberapa helai daun. Tepat ketika berada di tengah-tengah, daun-daun itu langsung tersedot cepat seperti ada yang menarik dari bawah. Bayu hanya mengusap-usap dahinya dengan jari telunjuk. Ternyata ada tempat yang aneh dan mengerikan seperti ini. "Jadi, Paman dan murid-murid tidak pernah menyeberangi jurang ini?"
1012.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 402 kali sebagai tumbu oleh tutup tegese
Baca
+Pustaka
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

pikirnya. Dengan tenang, ia menurunkan tengkorak itu dari kipas dan meletakkannya di meja dosen. Tangannya dengan cekatan menurunkan ember cat yang hampir jatuh—jika dibiarkan, siapapun yang masuk ruangan ini bisa saja tersiram cairan merah menyerupai darah yang sebenarnya cuma cat poster murahan. "Aduh... mereka pikir bisa menakut-nakuti dosen seperti ini, hah?" gumam Gracya sambil meletakkan pel ke pojokan ruangan. "Sudah ketinggalan zaman keles."
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai tumbu oleh tutup tegese
Baca
+Pustaka
Legenda Raja Serigala

Legenda Raja Serigala

"Di depan sana lah lokasi yang tertulis di kertas. Tempat ini jarang terjamah sinar matahari dan hanya sedikit yang berani menjelajahinya. Ini daerah terlarang di Malajang." Terlarang? Cukup bagus untuk bersembunyi. "Kamu pulang dulu saja!" Dengan satu kalimat itu, Teguh langsung masuk ke dalam kabut. Kabut menyelimuti segala arah. Dia hampir tidak bisa melihat apa yang ada di depannya. Terlebih lagi. Teguh baru menyadarinya setelah masuk. Kabut yang menyelimuti ini ternyata kabut beracun yang sangat korosif. Tanaman di tepi lembah sudah lama terkorosi dan tidak berbentuk.
9.5367.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.4K kali sebagai tumbu oleh tutup tegese
Tampilkan Ulasan (54)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Viceroy
bab 595 ceritanya sungguh membagongkan , masa iya raja srigala dg segala kemampuannya di ancam musuh yg ecek2 dg menyandera Caira dg lugu nya Teguh sang raja srigala mau2 disuruh minum racun hadehhh padahal dg kemampuannya dg mudah menghancurkan penyanderanya hadehhhh penulisnya terlalu lebayyyyhh h
Baca Semua Ulasan
My 'Bad' Boyfriend

My 'Bad' Boyfriend

tegur seseorang. BERSAMBUNG
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai tumbu oleh tutup tegese
Baca
+Pustaka
Pusaka Idaman Gadis Desa

Pusaka Idaman Gadis Desa

teriak Tejo sambil mengayunkan tangannya secara acak di tengah kabut putih. Tejo terus mengumpat dengan kata-kata kasar sambil berusaha menghalau debu putih yang menempel di seluruh wajahnya yang berkeringat. Tepung terigu yang sangat halus itu membuat pandangan Tejo menjadi buta sesaat karena ia tidak bisa membuka kelopak matanya sama sekali. "Rasakan itu! Makanya jangan sombong jadi orang kalau cuma modal otot besar saja!" seru Tresna dari balik kabut tepung.
1049.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai tumbu oleh tutup tegese
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status