TWELVE
Evia Nuravianti
Di perkemahan Fidela Rawnies mahasiswi Arsitektur itu hampir jatuh ke jurang gelap. Dengan hitungan detik saja tidak ada yang mengengam tangannya, Fidela dapat terjun ke jurang, pulang meninggal nama saja. Namun seseorang berlengan kekar menariknya kembali berpinjak di atas tanah merah, tanpa kurang apapun pada tubuhnya. Orang itu menghilang meninggalkan rasa penasaran.
Setelah pulang Fidela dihantui rasa ketakutan yang teramat karena sosok bayangan yang selalu mengikuti kemanapun dia pergi. Setiap pukul 12 malam bayangan itu selalu datang ke rumahnya. Dengan meninggalkan setangkai bunga untuk Fidela, entah dari siapa. Bukan hanya itu kecerobohannya memecahkan kamera milik Reiki Altteza me
Hot Chapters