Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Sore mulai turun perlahan di taman hiburan. Matahari tidak lagi seterang siang tadi, dan cahaya hangatnya membuat seluruh tempat itu terlihat lebih lembut. Lampu-lampu kecil yang tergantung di sepanjang jalan setapak satu per satu mulai menyala. Freya masih menggandeng tangan Mareeq, tangan lainnya memegang balon berbentuk bintang yang sejak tadi ia jaga dengan serius. Hari itu akhirnya mulai mengejar tubuh kecilnya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai ulat bintang
Baca
+Pustaka
Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan

Dulu Kau Permainkan Aku, Kini Aku Istri Sultan

"Lalu, di saat Nathan agak besar, dia baru tahu kalau bintang adalah benda langit berupa bola raksasa yang sangat jauh dari kita, jadi mustahil untuk memetiknya, tapi kita bisa menamainya. Jadi, dia menemukan bintang yang paling terang dan paling besar, lalu menamainya 'Kakak', yang sebenarnya adalah Bintang Utara." Memikirkan hal-hal ini, mata Tristan tak kuasa menahan diri untuk tidak memerah. Kiana memandang ke langit dan berkata dengan nada menyesal, "Kita nggak bisa melihat Bintang Utara dari sudut ini." "Terkadang memang nggak terlihat, jadi Nathan menamai banyak bintang dengan nama 'Kakak'." "Berapa umurnya saat itu?" "Enam tahun."
9.7447.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.4K kali sebagai ulat bintang
Tampilkan Ulasan (56)
Baca
+Pustaka
Adelia
izin promosi novel kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
MENCINTAI KUPU-KUPU MALAM

MENCINTAI KUPU-KUPU MALAM

"Kalau tidak ada cahaya yang bisa membawamu ke tempat yang lebih terang, aku kan menjadi bintangmu untuk membawamu lepas dari kehidupan malam kamu, La." Bintang mengecup kening Laila dengan sepenuh hati. "Oh ya, La. Sebenarnya aku ingin berterus terang padamu." Laila menatap wajah Bintang dengan cemas. "Ada apa, Kak? Apakah ada sesuatu yang serius dan gawat terjadi padamu?" Bintang menatap mata Laila lekat-lekat. "Ada juniorku yang seperti nya jatuh cinta padaku. Namanya Wulan," sahut Bintang lirih.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai ulat bintang
Baca
+Pustaka
Paman Mafia, Mari Kita Bercerai

Paman Mafia, Mari Kita Bercerai

tanya Berlian, masih dengan pandangan tertuju pada langit yang dihiasi gemerlap bintang-bintang. Luke mengangguk, matanya ikut menatap langit malam yang cerah. "Iya, Alpha Centauri adalah salah satu bintang terdekat dengan bumi. Jadi, apa yang kita lihat di langit, mungkin itu hanya bagian dari masa lalu yang sudah lama berlalu. Seperti kenangan-kenangan kita yang terus hidup dalam hati, meski waktu sudah berlalu jauh di belakang."
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai ulat bintang
Baca
+Pustaka
Istri Tanpa Nafkah (Batin)

Istri Tanpa Nafkah (Batin)

'Sempurna di mata kalian, tapi tidak di mataku yang menjalaninya,' batin Nabila membalas pandangan Una. “Baru satu kan anaknya, Wa? Atau yang lain nggak ngikut? Sama susternya barang kali,” Faaz bertanya lagi. “Satu lagi otewe. Ini makanya lagi kuajak baby moon ke sini,” jawab Dewa dengan rasa bangga. Kedua temannya berkata bersamaan, “Oalah... ternyata." Una kembali berkata, "Selamat, ya, buat kalian berdua. Semoga sehat sampai lahiran.”
1035.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai ulat bintang
Baca
+Pustaka
Menjerat Hati Dokter Tampan

Menjerat Hati Dokter Tampan

"Wahh cantiknya!" seru Kala saat melihat hamparan bintang di langit. Saat ini dia duduk di depan tenda, beralaskan tikar dan didampingi mama papanya di sampingnya. "Papa, ayo kita hitung bintang-bintang itu." Mendengar ucapan sang anak, Liora justru tertawa kecil. "Mana mungkin kita bisa menghitung bintang itu. Jumlahnya sangat banyak, pasti sampai berjuta-juta."
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai ulat bintang
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Playboy Manis

Terjerat Cinta Playboy Manis

Ditatapnya Langit yang mendongak dan memandang warna jingga di ufuk barat. “Bintang ini, atau bintang itu?” Bintang menunjuk ke diri sendiri, sebelum kemudian menunjuk ke langit. Dia pun tertawa kecil karena merasa begitu percaya diri mengatakan hal itu. Langit menoleh dan melihat kebahagiaan di wajah Bintang, sebelum kemudian mengulurkan tangan dan mengusap kepala gadis yang dicintainya itu.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai ulat bintang
Baca
+Pustaka
Don't Kill My Baby (Indonesia)

Don't Kill My Baby (Indonesia)

pekik Aldebaran seraya menjauhkan tubuhnya dari Rigel. "Stt ... diamlah. Jangan sampai orang-orang curiga. Sebaiknya kita cari di mana Binar," ajak Rigel yang diangguki Aldebaran. Akhirnya, dua pria kecil yang arti namanya bintang paling terang di rasi Orion dan bintang paling terang di rasi Taurus pun mencari di mana keberadaan Auristella si bintang emas sekarang.
1023.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 460 kali sebagai ulat bintang
Baca
+Pustaka
Bintangku

Bintangku

celetuk Lintang, hendak berjalan pergi dari sana. Namun Bintang menghentikannya dan menepuk-nepuk punggung saudara kembarnya supaya tenang. "Biar ketua kelas yang mengurusnya. Duduk dan minumlah, tenangkan dirimu." Bintang memapah Lintang menuju bangku dan memberinya segelas air putih yang di berikan oleh Hatta kepadanya. "Tapi aku–"
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai ulat bintang
Baca
+Pustaka
Bintang untuk Langit

Bintang untuk Langit

Anta menunjuk ke arah Langit menunggu. Tanpa pikir panjang, Bintang pun berlari ke arah Anta menunjuk, sedangkan cowok itu pun menyusul Bintang yang berlari cepat. “Ada apa dengan Bintang?” Bintang melihat Langit yang duduk dengan sesekali menyentuh ujung bibir. Dia merasa bersalah karena Langit harus terkena bogem mentah Altair. “Langit,” panggil Bintang dengan ekspresi wajah cemas.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai ulat bintang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status