Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Terakhir

Cinta Terakhir

Tangannya kananya lalu meraih tengkuk mulus wanita yang menguji kesabarannya. Mendekat, semakin dekat. Rena sudah kehabisan tenaga. Ia pasrah. “Mahen, tolong aku,” batinnya penuh harap. BRAK! “BEDEBAH!”
101.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 33 Beses bilang ultima tensura
Read
+Library
Keturunan Terakhir

Keturunan Terakhir

Aaaahhhh,,, Siluman Ular itu berteriak terkena pukulan tenaga dalam Burhan. Brakkk.. Dia terjatuh ke tanah di sertai bunyi retakan tulang rusuk yang patah krna tekanan gelombang tenaga dalam Burhan.. Gedebukk.. Siluman Ular itu terjatuh dan langsung terbatuk berulang kali di ikuti darah kental yang keluar dari mulutnya... Uhuk. Uhuk.. "Dasar Burhan sialan..!!" Siluman Ular itupun langsung mengupat kata - kata kasar.
1014.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 370 Beses bilang ultima tensura
Read
+Library
Istri Presdir yang Hilang

Istri Presdir yang Hilang

Belum sempat suaranya keluar, Edmund berkata, "Alice, mana tensimeter yang kuminta tadi?" "Ini." Alice menyerahkan tas di tangannya. Melihat kotak tensimeter yang masih segel, napas Elizabeth sontak tersekat. "Kau mau memeriksaku? Kenapa tidak menggunakan tensimeter di situ?" Ia menunjuk ke atas meja. Edmund menggeleng tegas. Sambil membongkar kotak, ia duduk di tepi ranjang. "Tensimeter itu sudah tua. Hasilnya bisa saja salah. Yang ini pasti akurat."
9.723.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 490 Beses bilang ultima tensura
Read
+Library
Permainan Kakak Kandungku Yang Janda

Permainan Kakak Kandungku Yang Janda

PoV Panjul *** "Tensi Pak Panjul 160 per 100. Dirujuk ke rumah sakit, ya?" pesan dokter setelah memeriksa keadaanku yang lunglai ini. Sejak kapan tensiku melonjak begitu. Lihat saja, Widya dan Ibu saja kaget setengah mati. "Hah? 160?" "160? Per-nya juga tinggi. Aduh, untung gak setruk ya kamu, Jul? Tetangga kita, 150 udah struk!" Ibu malah membuatku semakin syok.
7.346.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang ultima tensura
Read
+Library
FESTIVAL TERAKHIR

FESTIVAL TERAKHIR

Rupanya ia sedang mendengarkan sebuah audio. Jevano mengeja judul audio yang tampak berjalan ke arah kiri di handphone kakaknya. Rekaman-band-the liar-SMA-pelita-harapan-2012.mp3.
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 43 Beses bilang ultima tensura
Read
+Library
KURENSIA

KURENSIA

Tiara berdehem pelan “Bye!” Sudah satu jam lebih Aira berada di lab dengan ditemani soal soal fisika yang ada di hadapannya. Dia menghela nafas panjang, akhirnya 100 soal sudah ia kerjakan. Aira lelah, bahkan otaknya ingin pecah. Soalnya begitu sulit. “Ra, udah?” tanya Bintang yang duduk nya jauh di belakang Aira.
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 57 Beses bilang ultima tensura
Read
+Library
Thousand Years

Thousand Years

Sudah kukatakan aku tidak ada hubungannya dengan si mesum itu,” ucap Vinia, ia berdiri di hadapan Tymus sambil menggerakkan badannya berusaha melepaskan lilitan rumput laut yang mengikatnya. Tymus menyeringai dan berkata, ”benarkah? Tapi—, aku merasa kau sangat berharga bagi dirinya. Aku orang yang sabar. Jika ia tidak datang sampai seratus tahun pun aku masih sabar menunggunya datang kemari. Ah, mau bertaruh?”
104.8K viewsOn holdIdinagdag sa Library 171 Beses bilang ultima tensura
Read
+Library
Dokter Jenius: Tangan Emas Sang Penyembuh

Dokter Jenius: Tangan Emas Sang Penyembuh

perintah El tajam. “Pupil anisokor, kanan 5 mm tidak bereaksi terhadap cahaya, kiri 3 mm. Bunyi napas kanan menurun, ada fremitus,” jawab Azalea cepat. “Pneumotoraks tension. Siapkan jarum dekompresi sekarang!”
1025.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 956 Beses bilang ultima tensura
Read
+Library
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pram mengejan kaku, seluruh otot di dada bidangnya menegang keras dengan urat leher yang menyembul sempurna seiring dengan datangnya gelombang klimaks pamungkas yang sangat dahsyat. Bersamaan dengan tarikan napasnya yang terakhir menahan nikmat tiada tara, lahar panas dalam jumlah yang sangat banyak dan kental menyembur deras keluar dari ujung terompet miliknya. “Aku keluarr! Ohhhhh!“
1061.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang ultima tensura
Read
+Library
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

“Saya baru lulus, Pak. Hanya mengerti logaritma dan gramar.” Dan Sia makin melongo. “Aku sudah tua, tidak mengerti apa yang kalian berdua katakan.” Deryn menghela napas melihat Sia yang sudah tertatih mencari tempat duduk. Padahal pagi tadi masih sehat saja. Membuatnya menggeleng. “Manometer ini gunanya mengukur tekanan udara, membutuhkan sekitar angka 8-9, di dalam ruangan tertutup.”
102.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 70 Beses bilang ultima tensura
Read
+Library
PREV
1234
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status