Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
HASRAT MEMBARA DOKTER TAMPAN

HASRAT MEMBARA DOKTER TAMPAN

jawab Renita pelan. “Baik, nanti saya sampaikan ke Dokter Deva.” Suster melihat alat pengukur. “Tensi 130 per 70. Sedikit naik, ya, Bu.” Renita tersenyum hambar. “Saya lagi banyak pikiran.” “Wajar. Silakan masuk, dokternya sudah menunggu.” Renita berdiri, menarik napas dalam-dalam, lalu masuk ke ruangan.
104.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 129 Beses bilang ultima tensura
Read
+Library
Tenebrarum; Tumbal Leak

Tenebrarum; Tumbal Leak

Ia tampak kesulitan duduk bersila karena perut buncitnya sedikit mengganjal. "Menurut orang-orang tua kita dulu, ada banyak penyebab orang bisa jadi leak atau tuselak. Bisa karena sengaja menuntut ilmu leak dengan mempelajari lontar pengeleakan, bisa juga karena diturunkan atau diwariskan secara terang-terangan, bahkan tanpa sepengetahuan calon penerima pun bisa," jawab Pak Umar.
102.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 70 Beses bilang ultima tensura
Read
+Library
Utari

Utari

tanya Edo sambil mengeluarkan permen kapas dari tasnya. "Apa itu tuan?" tanya Utari. "Ini namanya permen kapas, rasanya manis.." jawab Edo."Ambillah, aku sengaja belikan ini buat kamu.." jelas Edo. "Untuk aku tuan?" tanya Utari menegaskan. "Iya buat kamu..ambil..." ucap Edo sambil mengepalkan batang permen kapas itu pada Utari."Apa kau belum pernah beli permen kapas?" tanya Edo penasaran.
2.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 60 Beses bilang ultima tensura
Read
+Library
Ujung Senja

Ujung Senja

Di mana harga diriku sebagai istri? 💔💔💔 Terima kasih sudah membaca Ujung Senja. Semoga suka dan tetap mengikuti ceritanya. Jangan lupa vote, ya, teman-teman💜
108.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 328 Beses bilang ultima tensura
Read
+Library
Permohonan Terakhir

Permohonan Terakhir

Aku ingin menangis, tapi aku tidak bisa meneteskan air mata. Aku dirantai di kolam renang, menahan rasa sakit yang luar biasa. Di matanya, semua itu bahkan tidak seberapa jika dibandingkan dengan sedikit tegukan air yang ditenggak Cindy di kolam renang. Ini kolam renang. Aku tidak bisa berenang. Aku mencoba untuk keluar, tetapi aku tidak bisa mendorong penutup di atas kepalaku. Inilah akhir hidupku.
8.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 346 Beses bilang ultima tensura
Read
+Library
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

"Tunggu di sini saja, sebentar lagi selesai." Mark seperti tidak sabar ingin memutus semua hubungan denganku. Dia melangkah cepat dan segera menghilang setelah membuka pintu. Aku duduk lemas di sofa. Di kantor yang sunyi sampai terasa menakutkan ini, aku teringat ucapan dokter. Leukemia stadium akhir, mungkin tidak ada kesempatan untuk transplantasi sumsum tulang belakang. Aku menghela napas, menatap pintu tempat Mark menghilang tadi. Mungkin dia memang tidak pernah peduli.
10.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 378 Beses bilang ultima tensura
Read
+Library
Satu klik naik seribu tingkat

Satu klik naik seribu tingkat

Satu putaran. Satu napas. Layar sistem mulai bergetar. 【Fenomena Tak Terdefinisi】 Pengguna beresonansi dengan tekanan dunia Status: Tidak tercatat Retakan pada qi padatnya… berhenti menyebar. Meridian mikro tidak hancur. Sebaliknya, mereka menyesuaikan diri. Tekanan tidak lagi menghancurkan. Ia menjadi… bahan tempa.
614 viewsOngoingIdinagdag sa Library 18 Beses bilang ultima tensura
Read
+Library
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

tanya Hasan. "Kondisi tubuhnya drop. Untuk saat ini kita hanya bisa pasrah. Kita serahkan pada Sang Pemberi Hidup." Kami segera masuk ke ruang HCU. Disana kami melihat tubuh rentanya. Ya Allah, aku tahu aku harus ikhlas dengan segala kemungkinan hanya saja rasanya kami tak sanggup. "Bapak pulang saja, lagi pula Bapak juga punya hipertensi. Gak boleh capek. Biar aku sama Caca yang nunggu Eyang," tutur Hasan.
9.9124.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.6K Beses bilang ultima tensura
Read
+Library
Titik terakhir

Titik terakhir

"Aku janji tidak akan pergi. Aku akan bertanggung jawab." Ujar Angga kala itu sambil menangis tersedu. Bersikap seolah-olah memang akulah tambatan terakhir yang dituju. Seolah Angga memang benar-benar meletakkan hatinya disudut lemari hatiku.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 128 Beses bilang ultima tensura
Read
+Library
Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!

Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!

Tanpa ada ledakan api, baja yang tadi dianggap tak terkalahkan itu tiba-tiba menciut, mengerut seperti kaleng soda yang diinjak raksasa, lalu hancur menjadi serpihan debu logam yang halus. Boooom! Seluruh orang di ruangan itu membeku. Wajah para teknisi pucat pasi. Baja terkuat mereka hancur hanya dengan sentuhan ringan. "Lihat?" Alex menoleh ke arah Candra. "Tekanan di perbatasan atmosfer dan Ruang Hampa dimensi Immortal sepuluh ribu kali lebih berat dari ini. Jika aku membangun bahtera hanya dengan baja mentah, kita semua akan menjadi bubur logam dalam sedetik."
106.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 239 Beses bilang ultima tensura
Read
+Library
PREV
1234
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status