Married? Insya Allah
Aku bisa mendengar jelas ucapan penghulu,
“Saya nikahkan engkau, Galendra Kasyafani bin Ahmad, dengan ananda Zia Mysha Muntazar binti Almarhum Rasyid Muntazar, dengan maskawin berupa sepuluh gram emas dan perlengkapan alat salat, dibayar tunai,”
Jatungku berdebar tak terkendali, aku meremas ujung kebaya yang kukenakan.
“Saya terima nikahnya Zia Mysha Muntazar binti Almarhum Rasyid Muntazar dengan maskawin tersebut, dibayar tunai,
“Sah?
“Sah! Para hadirin berseru berbarengan.
Alhamdulillah ijab kabul sudah disahkan. Tanpa sadar air mataku meluncur. Aku tertegun memandangi laki-laki yang baru saja mendapat gelar sebagai suami.
Hot Chapters