Dibuang Suami, Dicintai Ipar
"Aku tidak bisa tidur, Mi. Rasanya seolah-olah kalau aku memejamkan mata, sesuatu yang buruk akan benar-benar terjadi pada bang Eyman."
"Kalau kamu jatuh sakit, Eyman juga tidak akan senang," sahut Umi tenang.
Kalimat itu membuat Humey terdiam.
Umi memang tidak pernah banyak bicara, namun setiap ucapannya selalu tepat mengenai sasaran, seperti panah yang dilepaskan seorang ahli.
Humey menunduk, membiarkan angin dingin menyapu wajahnya.
"Apa menurut Umi... dia akan kembali?"