BROKEN (INDONESIA)
Tidak sia-sia Karin menghabiskan uang sebesar lima juta rupiah untuk memuluskan rencananya.
"Wah sayang, saya nggak bisa lama-lama di Surabaya, Mas. Anak saya sedang sakit." Danu mengambil celana dan kemejanya yang berserakan di lantai sambil mendengarkan penjelasan dari Andi. "Ya sudah apa boleh buat, bukan salah, Mas kalau si pembeli membatalkan niatnya karena tertimpa musibah. Pastinya, Mas juga sudah berusaha memasarkan." Danu mengibas-ngibaskan pakaianya yang terkena debu. "Baiklah Mas, nggak pa pa, mungkin belum rezeki. Iya, ya, baiklah. Diatur aja gimana enaknya, Mas Andi." Danu menghela napasnya setelah selesai menerima panggílan telephon.
"Kenapa, Mas?" tanya Karin pura-pura.
Hot Chapters