Ketika Kepala Preman Mencintai Ustadzah
ucap pelan Zhalika, ikut terisak, sambil mengusap bulir bening di pipinya.
"Ma-maksudnya bagaimana, Ustazah?" tanya Ceu Entin
"Saya ada sedikit rezeki, semoga bisa membantu," ucap Zhalika, mulai mengusap air mata.
"Tetapi saya tidak tahu, kapan harus membayarnya?"
Zhalika tersenyum lembut, dalam keadaan menangis pun ustazah muda itu tetap terlihat cantik, karena berhati tulus dan bersih.