Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tes

Tes

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai vanishing
Baca
+Pustaka
CINTA YANG HILANG

CINTA YANG HILANG

ucap Mamah Adelia pada suaminya, setalah itu berlalu dari sana. Papah Wijaya hanya bisa menghelai napas beratnya sambil menatap kepergian istrinya. “Lihatlah Davin. Minta maaf sama Mamahmu, Papah dan Mamahmu itu bukan tidak mengerti posisi kamu, kita paham. Tapi, apa yang kami lakukan ini demi kebaikan kamu, Davin,” Sejenak Papah Wijaya menjeda ucapannya, pria paruh baya itu kembali menghelai napas beratnya.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai vanishing
Baca
+Pustaka
Perishable

Perishable

Dia hanya tidak percaya, jika orang itu kini telah tiada. Terlalu cepat, dan tak terduga. Kepalanya mendongak menatap awan-awan hitam yang bergumpal di atas sana. Dedaunan kering pun gugur berjatuhan karena tiupan angin. Perlahan, kaki Grace melangkah mendekat. Setiap langkahnya terasa berat, dia adalah sosok yang tidak mudah untuk menangis. Dan itu terbukti karena tak ada tetesan air mata pada pipinya.
774 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai vanishing
Baca
+Pustaka
Exit

Exit

Aku dan April sudah di ambang pintu. “Nah. Semoga kalian nggak tersisihkan olehku. Cemungut kawan-kawan. April pamit undur diri.” April sedikit menyombongkan diri, sembari mengangkat telapak tangan. Isyarat untuk Laura yang berada di lorong depan perpustakaan sana, juga dadah dadah untuk empat anak tadi.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai vanishing
Baca
+Pustaka
WITHERED

WITHERED

Kehilangan bukanlah kata yang mampu menggambarkan apa yang sedang di rasakan Ken, Arga juga Rexy. Tiga lelaki yang datang dalam hidup Arini merasakan lebih dari kehilangan untuk keberadaan wanita bertubuh mungil yang tidak lagi bernafas itu. Sementara empat orang paruh baya yang hadir, larut dengan rasa mereka sendiri. Sedangkan Zander yang tangannya memegang lengan Reno meremas koper berisi penuh uang. "I believe she don't need this anymore, right? God, she don't need this fucking money from the start."
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 499 kali sebagai vanishing
Baca
+Pustaka
Zombieing

Zombieing

Karena dia yang membuatnya mendapat luka ini. ***** "Terima kasih kalian, barisan para mantan. Dan semua yang pergi, tanpa sempat aku miliki" Barisan para mantan dia bilang? Mantannya saja cuma satu. Memang suka ngadi-ngadi tuh manusia. "Bertepuk sebelah tangan" "Sudah biasa" "Ditinggal tanpa alasan" "Sudah biasa" Ya itu lo, Bian. Duuuh, gemas sekali rasanya. Menghilang tiba-tiba tanpa alasan yang jelas. Dan sekarang, dia juga muncul secara tiba-tiba bak jin yang keluar dari botol.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai vanishing
Baca
+Pustaka
Unknown

Unknown

Keadaan yang sangat jarang bukan? --- Hari ini hanya ada dua mata kuliah yang akan berakhir di jam 1 siang karna dimualainya di jam 8 pagi. Di hari yang tidak terlalu padat ini akan ku manfaatkan untuk menyelesaikan typography ku yang sudah lima hari terbangkalai akibat memikirkan ilusi yang tampaknya tidak akan pernah jadi kenyataan.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai vanishing
Baca
+Pustaka
VERDINDA

VERDINDA

** Lima belas menit kemudian, Vanya heboh dengan apa yang terjadi hari ini, ia memberitahu ke Mamanya, mulai dari ia bertemu gadis milik kakaknya, sampai ia hilang di pusat perbelanjaan. Namun, Verdi tak menanggapi, ia langsung masuk ke kamar dengan meletakkan jaket di pundaknya. Melepas sepatu, membaringkan tubuh di atas kasur empuk, dan memejamkan mata diharap lebih baik daripada mendengar ocehan dari cewek tadi. 'Baru tau gue, ada cewek kayak gitu' batin Verdi sedikit meringis tak mengartikan.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai vanishing
Baca
+Pustaka
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

"Jika kalian ingin mencicipi bumi, maka makanlah kehampaan ini." Narasi melambat saat mendeskripsikan teknik Void Destruction yang dilepaskan Shen Long. Ia tidak menghancurkan menara itu dengan kekuatan fisik, melainkan dengan memutus hubungan atomik pada dasar strukturnya. Sedikit demi sedikit, menara setinggi tiga kilometer itu mulai "menguap", menghilang dari realitas seolah-olah sedang dihapus oleh penghapus raksasa.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai vanishing
Baca
+Pustaka
Vivian

Vivian

Kakinya mulai lelah menahan beban tubuhnya, ia menempelkan badan ke tanah jurang itu. Ketika Vivian tersisa beberapa meter, ia melepaskan pegangan dan menggelinding hingga ke bawah. Ia mendarat menerpa batu di bawahnya, tepat di bagian tulang belakang. Ia menangis karena merasakan sakit berdenyut. Ingin meminta tolong. Namun, tak ada siapa-siapa. Ia mengingatkan diri bahwa ia dalam pelarian hingga harus meninggalkan tempat itu lebih jauh.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai vanishing
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status