Aku Istri yang Tidak Dianggap
“Astaga, Zah! Kamu kenapa? Kamu tenang dulu, bilang sama aku kamu di mana?”
“Aku enggak tau ini di mana, Mas. Tolong aku, Mas!” tangisku mendominasi suara yang keluar, sesak sekali rasanya.
“Zah, sayang! Kamu kirim lokasi ke aku, oke! aku ke sana sekarang! Kamu tenang, ya! Cari tempat yang cukup ramai dengan orang banyak!”