Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Langkah di Jalan Keabadian

Langkah di Jalan Keabadian

Cahaya senja di puncak Gunung Naga Awan memudar, digantikan oleh langit ungu kebiruan yang perlahan ditelan malam. Ye Tian menurunkan tangannya dari punggung Su Wan’er. "Wan’er, sudah malam. Kita harus kembali. Besok… adalah hari yang panjang." Su Wan’er mengangguk pelan, masih memegang lengan Ye Tian seakan enggan melepas momen itu. "Baik, Gege."
108.6K viewsCompletedAdded to Library 188 Times as waning
Read
+Library
Wagiman

Wagiman

tanyaku ke Kina. “Enggak,” jawab Kina singkat. “Kenapa?” tanyaku lagi ke Kina. “Karena senja menandakan awal dari kegelapan,” ucap Kina dengan bijaksana. “Bukanya ada bintang yang siap menemani kita?” tanyaku sembari melihat Kina. “Iya tapi tidak seterang matahari,” jawab Kina. “Tapi lebih bewarna dan lebih mendamaikan yang,” sanggahku dengan puitis.
9.29.2K viewsOngoingAdded to Library 332 Times as waning
Read
+Library
A Wandering Star

A Wandering Star

Mulutnya mulai mengeluarkan banyak darah, dan ia mulai kehilangan kesadaran, namun masih bisa berbisik, "Kau, akan hancur… lihat saja. Kau pikir kau bisa selalu mendapatkan apa yang kau mau? Aku rasa, akan ada saatnya nanti, kau akan hancur, dan wilayah serta istanamu akan menjadi gersang. Kau akan hancur, hancur!” Ratu Angel lalu semakin terjatuh, berdarah-darah dan tidak berdaya, tubuhnya terbaring di atas tanah, matanya sudah menutup, lalu ia bersinar, dan mulai menjadi debu halus yang perlahan-lahan menghilang, menyatu dengan udara.
107.6K viewsCompletedAdded to Library 257 Times as waning
Read
+Library
WITHERED

WITHERED

Sementara manik mataku menatap keluar, langit gelap dan awan yang juga menggelap masih bisa kulihat di antara celah gorden. ---------------------- Seandainya Arini tahu siapa Reno dan Wulan bagi kehidupannya, mungkin .... Terimakasih sudah baca ❤️
1023.9K viewsCompletedAdded to Library 477 Times as waning
Read
+Library
Gagal Menjadi Bulanmu

Gagal Menjadi Bulanmu

"Nona Nadine, Anda yakin ingin memproses perceraian? Setelah resmi, ini nggak bisa dibatalkan lagi." "Aku sangat yakin." Tepat saat stempel resmi dicapkan, hatinya justru diliputi ketenangan yang aneh. Ternyata begini rasanya ketika hati benar-benar mati rasa. Tidak sakit, tidak perih, bagaikan mencabut gigi yang sudah membusuk. Di tengah ramainya terminal bandara, Nadine menggenggam tiket pesawat sekali jalan, lalu melirik ponselnya untuk terakhir kali.
5.6K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as waning
Read
+Library
Winter's Tale

Winter's Tale

PROLOG WARNING! HANYA KHUSUS UNTUK USIA 21++ Angel membawa semua jiwaku pergi saat kematiannya. Kami saling mencintai tapi Tuhan lebih mencintainya. Aku tidak bisa menggantikannya dengan siapa pun. Aku benci menjadi pria tidak berguna, bahkan tidak bisa menyembuhkan penyakitnya. Atau mengurangi rasa sakit yang dideritanya. Penyakit Kanker serviks stadium akhir. Mengantarnya pada keabadian.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as waning
Read
+Library
CINTA YANG HILANG

CINTA YANG HILANG

ucap Mamah Adelia pada suaminya, setalah itu berlalu dari sana. Papah Wijaya hanya bisa menghelai napas beratnya sambil menatap kepergian istrinya. “Lihatlah Davin. Minta maaf sama Mamahmu, Papah dan Mamahmu itu bukan tidak mengerti posisi kamu, kita paham. Tapi, apa yang kami lakukan ini demi kebaikan kamu, Davin,” Sejenak Papah Wijaya menjeda ucapannya, pria paruh baya itu kembali menghelai napas beratnya.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as waning
Read
+Library
Pulang

Pulang

Sebuah cincin berukiran nama seseorang, cincin malang yang pasti juga merindukan pemiliknya. Sudah lama sekali sosok itu berdiam di hatinya, sosok yang meskipun sudah tidak lagi berada di dekatnya, tapi tetap menguasai hati dan pikiran si pria tampan sepanjang waktu. Dia adalah sang bulan, rembulan dingin yang membeku diam, menunggu kejora kecil yang hilang ditelan pekatnya malam. Di sana pria itu tertunduk diam, menyaksikan setelah sekian lama, tidak ada yang berubah dari dirinya.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as waning
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

Entah sampai kapan harus menunggu. Mawar menengadahkan wajahnya ke atas memandangi langit yang sudah lama berubah warna. Matanya berkaca-kaca, dia mengigit bibirnya lalu tangannya bergerak mengusap perutnya, merasakan lapar yang tak kunjung hilang sejak tadi. Dengan badan lemah, Mawar perlahan bangkit dari posisi duduknya, berjalan menyusuri hutan dengan di temani sinar bulan sebagai penerang setiap langkahnya.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 150 Times as waning
Read
+Library
Senja Kian Memudar

Senja Kian Memudar

Bunda enggak sabar ingin segara memberitahukan soal lamaran kemarin pada suaminya. *** Senja telah menunjukkan keberadaannya pertanda malam akan datang menggantikan waktu sore. Begitu juga dengan hati seseorang akan ada yang pergi dalam kehidupan tapi akan ada yang datang menggantikan seseorang. Mungkin ini saatnya Layinah harus melupakan bang Lutfi mencoba menerima hati dari bang Dito. Enggak adil memang bila bang Dito hanya Layinah jadikan pelampiasan ini bukan pelampiasan tapi mencoba mencari hati yang tulus.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as waning
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status