Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Crescent Moon

Crescent Moon

tambah Lucas yang seketika menerbitkan gelak tawa di antara kami. Siang terasa begitu cepat berguling dan menurunkan sore. Panorama senja di langit Glasglow yang apik datang menyongsong di penghujung sisa hari, menyambut kami dalam segenap pesona alam yang tidak pernah bosan memukau diriku. Aku terpana memperhatikan matahari yang pelan-pelan tenggelam di balik gedung-gedung tinggi, meninggalkan jejak lembut yang menyapu dunia.
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 533 kali sebagai waning
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Naya Asya
aq sudah baca nyampe bab akhir thor.. selalu nunggu update terbarunya.. semangat thor.. aq masih setia menunggumu .sehat selalu ya thor..semoga diberi inspirasi yg luar biasa seperti biasanya..syukur syukur bisa crazy up...
Baca Semua Ulasan
CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

Malam itu, Sayap Lyra di langit mulai berpendar perlahan, tapi kali ini bukan untuk mengirim pesan — melainkan untuk berpamitan. Rania berdiri di balkon bersama Amara, keduanya menatap langit yang menari dalam warna ungu lembut dan keemasan. “Noah melaporkan energi Lumenik menurun drastis,” kata Rania dengan suara bergetar. “Semuanya… berhenti.” Amara tersenyum. “Tidak berhenti, Bibi. Hanya berpindah.” Ia menatap tangannya, dan kilau kecil muncul di ujung jarinya.
858 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai waning
Baca
+Pustaka
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

teriak Ara nyaring dari rumah berlantai dua itu. Setelah perpisahan yang jauh dari kata manis itu, secara perlahan senyuman yang merekah sedari tadi layu dan merenggut segala keceriaan dari wajah seorang Raditya Arya Permana. Helaan nafas panjang lolos dari bibirnya seakan tadi adalah perpisahan yang teramat berat untuknya. ✨
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai waning
Baca
+Pustaka
Never Cease

Never Cease

ucap Lino terdengar seperti menahan tangis. Dahyun menghapus air matanya dan melepaskan pelukannya perlahan. "Gwenchana Oppa. Aku kuat, kau tahu itu 'kan?" jawabnya berusaha tersenyum namun gagal. Air mata lolos begitu saja dari ujung kedua matanya.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai waning
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

“Makin lama, kita akan makin tenggelam, Ra. Aku takut nanti tak bisa melepasmu.” Tenggorokan tercekat. Dia benar menyukaiku? “Tapi, Han ....” “Aku sadar, Ra, aku ini hanya pengangguran yang hidup dari belas kasihan Wina. Aku tak memiliki apa-apa yang bisa aku banggakan untuk menarik hatimu. Andai aku terus bertahan, aku yang akan mati perlahan. Aku tak memiliki apa pun selain kepercayaan dari Wina.”
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai waning
Baca
+Pustaka
Mentari di Balik Awan

Mentari di Balik Awan

Ia menunjukkan payung hitamnya pada Lian dan setelahnya gadis itu mengangguk. “Kalau begitu saya permisi.” Lian menundukkan sedikit kepalanya ke arah Awan, lalu menaikkan payungnya dan berlari-lari kecil menerobos hujan. Awan memandang Lian yang segera menghilang di tengah kabut hujan. “Bagaimana kau bisa mengembalikannya kalau wajah pemiliknya saja kau tidak ingat.”
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai waning
Baca
+Pustaka
TWELVE

TWELVE

Tap’ Suara langkah seseorang yang terdengar mendekati. Jantung kembali berdetak dengan kencang membuat nafasku memburu seakan baru menyelesaikan lari marathon. Jantung seakan berhenti berdetak, saat mataku menemukan bayangan hitam itu sudah berdiri tepat di hadapanku. Aku tidak berani mengangkat wajah, hanya bisa menatap bayangan di bawah pagar dengan nanar. Aku menelan ludah, mencoba membasahi tenggorokan yang kering dan terus berusaha mengembok pagar dengan tangan yang bergetar. Di dalam hati aku terus berdoa agar bayangan itu pergi. Aku merutuki ketakutan yang menyelimuti hingga membuat tangan berkeringat dan bergetar dengan hebat.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai waning
Baca
+Pustaka
Dewa

Dewa

'Dewa' gumamnya dalam desisan angin yang buta dalam melangkah. Chika menyapu ilalang yang tingginya lima senti. Tubuhnya menari-nari riang ke sana-kemari. Rambutnya terurai tak beraturan arah, hempasan angin membuat setiap helainya ikut terbang ke penjuru arah. Langit tak berawan pucat, melainkan abu-abu rupawan menyambut senja di rumah Barat. Dari ujung bebukitan yang memanjang dari Selatan ke Barat Daya berwarna biru sedikit ke kuning-kuningan karena pantulan mega yang menembus bumi. Setengah langit berwarna merah jingga, sementara bagian Timur sana lambat laun menggelap, abu-abu hingga tak terkasap mata. Perhatian semua orang kini tertuju pada kecantikan belahan bumi bagian Barat di balik
9.97.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai waning
Baca
+Pustaka
Raja Naga Yang Berkuasa

Raja Naga Yang Berkuasa

Di luar, langit masih cerah, seolah tidak ada tanda bahwa malam ini akan datang dengan kegelapan total. New moon, hari di mana rembulan tak muncul di langit malam. Pada puncak tengah malam, menurut dugaan Rhovan Rhomanov, Calvin akan mengalami kelelahan dan kelemahan luar biasa, tak ubahnya seperti manusia yang berjuang melawan sekarat. “Beri aku waktu sebentar,” gumam Calvin kepada Brandon Lee yang masih terlihat panik.
1022.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 673 kali sebagai waning
Baca
+Pustaka
Tuan CEO, Lepaskan Aku!

Tuan CEO, Lepaskan Aku!

Matahari mulai tergelincir ke ufuk barat, meninggalkan rona jingga kemerahan yang tumpah di atas permukaan laut. Di tepi dermaga tua yang kayu-kayunya sudah mulai lapuk dan berlumut, Seonwoo dan Winda berdiri berdampingan. Angin laut yang dingin berembus kencang, menerbangkan ujung rambut Winda dan membuat kain katun tipis yang ia kenakan berkibar.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai waning
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status