Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Boss Mafia, I Love You

Boss Mafia, I Love You

Jangan sampai aku bertingkah liar lagi seperti tadi, batinnya dalam hati. Rose keluar dari kamar mandi dengan terusan bunga berwarna peach dan wangi aroma sabun yang biasa dipakai Allen. Dengan rambut yang masih sedikit basah, Rose terlihat sangat cantik dengan balutan terusan selutut itu. Apalagi wajah tanpa make up-nya membuat Allen semakin jatuh hati dengan pesona wanita bernama Rose White. Tunggu … jatuh hati? Benarkah aku sudah jatuh hati padanya? Tidak mungkin, jangan mengada-ada Allen.
9.9128.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai warna kesukaan rose
Baca
+Pustaka
Kisah Gadis Yang Tersakiti

Kisah Gadis Yang Tersakiti

“Masih ada kejutan lagi, nih.” Tiba-tiba Christopher muncul dengan membawa kue ulang tahun berwarna peach kombinasi putih yang besar sekali. Motifnya bunga mawar. Sesuai dengan arti kata rose pada nama Rosemary. Wanita itu tertawa. “Kue ini bikinan sendiri juga?” tanyanya menduga-duga.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai warna kesukaan rose
Baca
+Pustaka
Wanita Kelas Atas Milik sang CEO

Wanita Kelas Atas Milik sang CEO

Senja di pelataran rumah sakit berwarna jingga tembaga. Warna yang tak disukai Rose. Ia selalu berpikir warna itu pertanda peralihan yang tak pasti—seperti hidupnya setelah Liam pergi.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai warna kesukaan rose
Baca
+Pustaka
Lelaki Penakluk Nona Muda

Lelaki Penakluk Nona Muda

“Aah, sayang sekali,” keluh Dede, setelah melihat hasil jepretannya. Dua belas ribu mawar di taman itu belum mekar sempurna. Harus menunggu awal musim panas jika mereka ingin menikmati suasana yang lebih romantis di taman itu bersama si cantik nan menawan, Royal Park Rose dengan warnanya yang unik. “Hidup itu harus banyak bersyukur, jangan kebanyakan ngeluh!” sindir Amisha, berlalu menjauhi Dede.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai warna kesukaan rose
Baca
+Pustaka
Musuh Besar Si Gendut

Musuh Besar Si Gendut

“Ada banyak hal yang ingin kuketahui tentangmu…Rose.” Aku diam, apakah aku sudah cukup nyaman menceritakan segalanya? “Apa yang ingin kau ketahui?” Tantangku. “Everything, like your fav color…your fav kind of guy…” Ia menyeringai. Aku tertawa kencang, “aku suka semuanya…dan aku tak punya tipe special, pria yang kusukai… aku tak punya tipe…asalakan kau tak brengsek, kukira aku tak masalah.”
9.687.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai warna kesukaan rose
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Ulfah N
Aku suka gaya bahasa penulis di novel ini. Selera humor penulisnya membuat aku tak henti tersenyum karena hal-hal receh. Novel ini sangat menghibur. Aku selalu menginginkan tokoh utama pria bersama wanita pada endingnya. aku belum baca sampai selesai. Aku sangat mengerti perasaan Dave.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Saat Matanya Terbuka

Saat Matanya Terbuka

Wesley tidak menyangka dia akan bekerja sama dan membeku. "Ayah, kenapa kamu tidak memberitahuku bahwa rambutmu beruban? Kepalamu penuh dengan itu. Ambil saja pewarna milikku!" kata Rose. "Rose, aku tidak membutuhkan pewarna rambutmu karena uban tidak tumbuh sama seperti uban orang lain." "Baiklah!" Rose berkata dengan malu-malu.
9.54.8M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119.0K kali sebagai warna kesukaan rose
Tampilkan Ulasan (1744)
Baca
+Pustaka
Juli Anty
ceritanya bagus bgt good job author cm skrg kami dipersulit utk membaca tiap bab nya sedangkan novelnya ribuan bab kpn kami selesai baca klo poinnya makin kecil pdhl udh ntn iklan byk tp gk bisa buka bab please author tlog dipermudah ya biar kami makin semangat membaca novel ini maaf ya author ......
Syamsiah
greget bacanya karna panjang sekali,mau berhenti tapi isi ceritanya selalu bikin penasaran.aku tidak percaya ini sudah hari ke 25 aku membaca novel ini... sedangkan novel yang dibukukan setebal kamus bahasa inggris bisa ku selesaikan baca nya dlm waktu seminggu. novel ini bagus banget tiap bab nya...
Baca Semua Ulasan
Venomous Rose : Mawar Berbisa

Venomous Rose : Mawar Berbisa

Sang Nenek menciduk hasil dari ramuan yang berupa cairan tersebut ke dalam sebuah botol kecil, dan ditutupnya menggunakan spons padat. "Ini adalah ajian baruku, Denok. Namanya Venomous Rose, atau Mawar Berbisa. Aku telah meramunya semaksimal mungkin agar tak perlu menggunakan sesuatu dari target yang ingin dipikat, karena ini pada dasarnya adalah untuk memikat setiap orang yang memandang, terutama laki-laki. Kamu akan menarik sekali bagi kaum laki-laki." Jelas Si Nenek sambil memberikan botol kaca sekecil genggaman tangan kepada Cindy. Cindy menatap botol di tangannya. Cairan tersebut berwarna merah hati yang pekat, dengan butiran-butiran emas yang berkilau ketika tersinari cahaya. Mirip sep
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai warna kesukaan rose
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status