Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ah! Mantap Sekali Mbak

Ah! Mantap Sekali Mbak

Sementara Ali dalam hati berkata, “Rasa aneh sekali. Kenapa hal seperti ini banyak disukai orang? Harganya pun mahal sekali. Aneh tapi nyata.” “Iya, Om, enak kok,” jawab Ali berbohong, padahal ia tak menyukainya, tapi apa boleh buat. “Nah kan, apa saya bilang. Baiklah, sekarang ayo kita mulai membicarakan soal ladang. Saya mau tahu dong rencana apa yang kamu pikirkan buat penanaman selanjutnya. Saya dengar kamu habis panen beberapa hari lalu,” kata Tuan Folio mulai membahas soal bisnis.
1057.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai wattpad ali menanam benih
Baca
+Pustaka
Meminjam Benih Kakak Ipar

Meminjam Benih Kakak Ipar

Aku harus memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan benih kakak ipar, batinnya yakin. Deana tersenyum cerah begitu semua makanan di hadapannya bersih. Ia bersumpah kali ini tidak akan memuntahkannya sedikit pun. “Kakak, aku sudah selesai.” Agra yang nyaris memejamkan mata karena tiba-tiba pusing pun mendongak menatapnya. Jakunnya bergerak naik turun bersama saliva yang meluncur kasar di tenggorokan. “Hemm ….” Ia hanya bergumam.
789 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai wattpad ali menanam benih
Baca
+Pustaka
30 Hari Mendapatkan Benih Suamiku

30 Hari Mendapatkan Benih Suamiku

Mungkin sejak sibuk ini itu, Saga belum sempat mencukurnya. "Aku memimpikan bangun pagi, menyiapkan sarapan untuk kita, melepas kamu kerja di depan pintu dan melambaikan tangan. Terus mengerjakan pekerjaan rumah sambil mendengarkan musik energik, melakukan hobi lain seperti, merajut atau menciptakan resep-resep kue atau sekedar memulai menanam sesuatu seperti Ibu Mita. Setiap dua hari sekali, aku akan menengok ke rumah Ibu Mita dan belajar bercocok tanam dengannya. Terus sambil menunggu kamu pulang kerja, aku bisa membaca buku atau menonton film setelah selesai memasak makan malam. Seru ya membayangkan hal begitu?" Lian terkekeh.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai wattpad ali menanam benih
Baca
+Pustaka
Satu Malam Bersama Adik Suamiku

Satu Malam Bersama Adik Suamiku

Ia abadi, melampaui waktu dan kehidupan itu sendiri. Pagi itu, sinar matahari menembus dedaunan, memantulkan kilau pada embun yang masih melekat. Adrian berdiri di taman belakang, mengenakan kemeja putih dengan lengan tergulung rapi. Di tangannya ada sekop kecil, sementara di depannya sebuah pot tanah liat sudah diisi dengan tanah subur. Ia menghentikan pekerjaannya sejenak, memandangi setangkai bunga melati yang baru ia tanam. Aromanya yang lembut menyeruak, mengingatkannya pada Ayla.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai wattpad ali menanam benih
Baca
+Pustaka
Jebakan Manis Sang Miliarder

Jebakan Manis Sang Miliarder

Kaylee hanya berharap hubungan kedua orang tua dan mertuanya ini baik dan tetap membaik sampai kapanpun. “Ibu … kau menanamnya lebih baik bahkan dari orang yang mengajarimu.” Verika menoleh dan tersenyum. “Aku murid yang baik, Kaylee.” Kaylee mengangguk seraya beranjak dari duduknya. Ia mengambil sekop kecil khusus untuk tanam-menanam dan mencangkul pot kecil yang belum diisi oleh bibit tanaman. Ia lantas mengambil satu pohon kecil yang menjadi hasil dari benih yang dikumpulkan dan siap berpindah tempat di dalam pot masing-masing. Menanamnya kembali ke dalam pot berisi tanah yang ia cangkul kecil sebelumnya dan tak lupa menyemprotkan air sampai tanahnya menjadi lembab.
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai wattpad ali menanam benih
Baca
+Pustaka
BAYANGAN PENASEHAT AGUNG

BAYANGAN PENASEHAT AGUNG

Setelah itu, ia menebarkan benih begitu saja di atas tanah. Rael menghentikan gerakannya dan menatap bingung. “Apa yang kau lakukan? Itu bukan cara menanam. Tanahnya keras, tidak ada air, dan benih dibiarkan di permukaan begitu saja. Mana mungkin bisa tumbuh?”
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai wattpad ali menanam benih
Baca
+Pustaka
Benih Mantan Pacar

Benih Mantan Pacar

Ada sandwich, buah-buahan segar, dan jus dalam termos kecil. Di taman, suasana begitu hidup. Anak-anak berlari, balon warna-warni menghiasi udara, dan suara tawa terdengar di mana-mana. Elara menggelar tikar di bawah pohon rindang sementara Axel membantu menyiapkan makanan. Arcella, dengan tawa cerianya, sibuk mengaduk-aduk mainan pasir kecilnya. Arxel, seperti biasa, sibuk berlarian mencari teman baru.
777 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai wattpad ali menanam benih
Baca
+Pustaka
Membawa Kabur Benih Sang Paman

Membawa Kabur Benih Sang Paman

Langkahnya terhenti ketika melihat Steven duduk di tepi ranjang, memandangi sesuatu yang ada di tangan. Gambar. Kertas berwarna dengan coretan krayon: seorang pria berjas, seorang wanita dengan rambut panjang, dan seorang anak kecil yang berdiri di tengah-tengah mereka, tersenyum lebar. Di bagian atasnya tertulis dengan huruf besar-besar: “PAPA, MAMA, AKU.” Yara membeku. Steven menoleh pelan lalu mengangkat gambar itu. “Dia menggambar ini pagi tadi?” tanyanya kemudian.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai wattpad ali menanam benih
Baca
+Pustaka
Suami Rahasiaku Calon Pewaris Kaya Raya

Suami Rahasiaku Calon Pewaris Kaya Raya

jawab Zavier, berusaha tersenyum barangkali untuk menyakinkan. Aku berusaha mengabaikan ketegangan ini dan mulai melanjutkan pembahasan. “Jadi, nanti kita tanam 3 jenis benih. Yakni, kacang panjang, kacang hijau, dan jagung. Setiap hari akan diukur, kemudian kita bikin makalah yang isinya tentang hasil pengamatan kita selama 2 Minggu.” Sekali lagi, ponselku bergetar. Aku tahu dari siapa itu, dan rasanya aku tak ingin membacanya. Akan tetapi, aku tetap membuka pesannya.
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai wattpad ali menanam benih
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status