MAWAR
Gadis yang bernama Calista itu hanya diam dan menunduk kembali, tangannya menggenggam garpu dan sendok dengan sangat erat.
Antonio menendang kaki anaknya, sehingga terdengarlah suara rintihan kesakitan dari mulut gadis tersebut. "Apa kau bisu?" Antonio berbisik dengan sedikit geraman, tapi gadis itu tetap bergeming tidak ingin mengeluarkan suara apapun.
Antonio menggelengkan kepalanya tampak kesal, lalu menatap Nico dengan pandangan resah. " Maaf tuan Sadlers, anak saya Memang sedikit pemalu,"