Jadi Mama Bohongan? Siapa Takut!
Dia segera menoleh, dan dua sahabatnya, Naya dan Lintang lari ke arahnya dengan langkah cepat, penuh semangat seperti adegan sinetron lomba kejar-kejaran.
Naya langsung merangkul bahu Akira sambil gelisah. “Lo kenapa? Wajah lo kayak habis disemprot Pak Satpam kampus.”
Akira memejamkan mata, lalu menarik napas panjang seolah mengumpulkan semua keberanian di dalam dadanya. “Bukan Pak Satpam…” suaranya hampir berbisik, “tapi dosen killer itu.”
Lintang langsung menempelkan tangan di pipinya, matanya membesar. “Oh my God, Pak Arka? Dia ngomel apa lagi, sih?”
Hot Chapters