Menjadi Istri Dadakan Guru Killer
"Pantesan akhir-akhir ini auranya beda."
"Kalau penasaran, loe tanya aja langsung," sahut Viera, berusaha terdengar acuh.
"Ih, ngeri!" Renna bergidik. "Nanti malah dimarahin. Pak Ian kan killer banget."
"Betul," Fanny mengangguk. "Kemarin aja Doni cuma batuk sekali langsung disuruh push-up."
"Tapi kasihan ya, siapa perempuan yang mau sama guru se-killer dia? Ya meskipun ganteng juga sih." bisik Renna.